Site icon Ujung Jari

Diprotes Soal Sumbangan Kunjungan Pejabat, Ini Tanggapan Bupati MYL

PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Kunjungan pejabat Pemkab Pangkep ke pulau terluar di kecamatan Liukang Tangaya menuai kritik sejumlah warga. Apalagi ada warga yang memprotes bahwa setiap kedatangan pejabat seperti bupati dan wabup selalu ada permintaan sumbangan ke warga dengan jumlah yang bervariasi.

Seperti diungkapkan salah seorang warga pulau Sumanga, Hamnur membeberkan bahwa di Pulau ini ada sekitar 300 rumah dan setiap rumah itu dibebani biaya penyambutan pejabat.

“Sudah lama seperti ini, Pak Wakil Bupati sering berkunjung ke pulau juga, itu kami disini diminta membayar Rp5 ribu atau Rp10 ribu. Bahkan ada juga yang Rp100 ribu per rumah. Saat ini lagi kunjungan Pak Bupati juga dipungut lagi pembayaran, bahkan di rumah saya juga begitu ada yang datang memang meminta uang,” beber Hamnur.

Kritik warga ini memantik tanggapan dari Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) tentang adanya pemberitaan, bahwa masyarakat melakukan patungan sumbangan untuk menjamu kedatangannya dalam kunjungan kerja ke pulau Kecamatan Liukang Tangaya.

“Kami datang di situ hanya silahturahmi dan berikan bantuan kepada masayarakat kepulauan, terkait jamuan tersebut, mau dikasi jamuan atau tidak, itu tidak masalah buat saya,” kata Yusran melalui pesan singkat, Sabtu (16/10).

MYL menambahkan, walaupun masyarakat memberikan jamuan, kemungkinan itu bentuk perhatian masyarakat.

“Meski ada jamuan, saya rasa wujud perhatian masyarakat kepada bupatinya (Pimpinan) dan rombongan,” ujar MYL.

Dia menjelaskan, kunjungan kerja ke pulau Tangaya, untuk bertemu langsung masyarakat, menyerap aspirasi masyarakat pulau Tangaya, apa keinginan mereka terhadap pemerintah, apa yang bisa pemerintah bantu.

“Kalau nggak ketemu langsung, gimana mau tahu keinginan masyarakat, di sana kami juga membawa bantuan untuk mayarakat, bantuan masjid, dan batuan kesehatan, seperti vaksin Covid-19 untuk masyarakat, gizi untuk ibu hamil, dan anak-anak,” katanya.

“Masa kita mau bebani masyarakat, harus begini, harus begitu. Yang saya mau, saya harus bertemu langsung masyarakat, dengar langsung apa yang mereka harapkan,” ucap Yusran. (Udi)

Exit mobile version