MAKALE, UJUNGJARI.COM — Realisasi pembangunan gedung Perpustakaan Tana Toraja hingga awal Nopember 2021 sudah sekitar 75% fisik, demikian pula realisasi keuangan kurang lebih 60%.
Proyek tendernya rekanan PT Raya Sinergis, sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK ) Fisik Bidang Pendidikan Subbidang Perpustakaan Daerah Tahun 2021, senilai Rp 8,9 milar.
Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Tana Toraja Nirus Nikolas Sakke, tidak menampik kepada media ini masyarakat dewasa ini dituntut berpikir kreatif, penuh inovasi, dan sarat ide-ide brilian yang mampu mengolah kekayaan sumber daya alam menjadi produk yang bernilai guna.
Perpustakaan hendaknya berperan aktif memberikan pendampingan atau bermacam tutorial yang mampu memantik jiwa enterpreneur masyarakat.
Dengan terbangunnya Perpustakaan dilokasi strategis kota Makale, tentunya semua orang membudayakan kegemaran membaca sehingga berkualitas dengan keilmuan.
Menurut Nirus, manusia sudah berada di dalam percaturan global, aspek yang berpengaruh kepada masyarakat Tana Toraja adalah kualitas skill dan keniscayaan, maka potensi demografi dimiliki daerah ini hendaknya dimaksimalkan.
Diakui Nirus Nikolas, meskipun kunjungan ke Perpustakaan mengalami penurunan lantaran aktivitas dibatasi dan dilarang berkerumunan ditengan mewabahnya Covid-19.
Ini dibuktikan pengunjung perpustakaan Tana Toraja tahun 2020 kurang lebih 15.000 pertahunnya. Jika di rata-rata per bulannya mencapai 1000-1500 pengunjung.
“Kondisi ini tentu jauh dari target lantaran pandemi Covid -19, sehingga jumlah pengunjung perpustakaan mengalami penurunan,” tutup Nirus. (Agus)
