TORAJA, UJUNGJARI–Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Sulsel Pemenangan Tator, John Rende Mangontan (JRM) tidak pernah ragu Golkar akan memenangkan kontestasi Pilkada yang akan dihelat April 2024.
Bagi Golkar wacana dan ancaman itu hal biasa dalam kerja politik. Namun tidak menyiutkan nyali, bahkan menjadi motifasi dan energi baru dan semangat sebagai kader Golkar membuktikan, Golkar tidak pernah redup di Toraja tetap rindang sebab masih melekat di hati masyarakat.
Dibuktikan melalui kerja profesional nyata mewujudkan aspirasi telah dirasakan masyarakat hasilnya, keyakinan saya Golkar tetap jaya di Bumi Lakipadada dan Bumi Pongtiku.
“Saya yakin dan optimis dengan kemampuan kerja-kerja politik saya miliki, memaksimalkan potensi yang ada membuat masyarakat tetap percaya bahwa Suara Golkar Suara Masyarakat dan suara masyarakat suaranya Golkar,” tukasnya.
Menurut JRM, melalui gerakan pelayanan sosial gencar kami lakukan, memang dirindukan masyarajat sebab Golkar hadir untuk mendengar jeritan hati sekaligus menjawab harapan mereka.
Sebagai kader tulen muda Golkar, secara pribadi pasti akan mempertaruhkan tanggung jawab saya sebagai ketua DPD Golkar Sul Sel bidang pemenangan di Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kedepan saya yakin Golkar tetap Jaya di Tana Toraja dan Toraja Utara menjadi pemenang kontestasi politik 2024.
Keyakinan saya didasari pengalaman tetap menjunjung tinggi komitmen terus menghargai jasa dan partisipasi orang pernah membantu dan mendukung saya.
Kata JRM, bangsa yang besar adalah bangsa yg menghargai jasa pahlawannya, dan Politisi sejati tidak akan lupa perjuangan orang di sekitarnya.
JRM akui, dinamika politik jelang Pilkada tahun 2024, Pileg, dan Pilpres, pasti seru lantatan partai lainnya tidak tinggal diam dan pasti kerja politiknya atur dan susun strategi menang dan itu hal biasa dalam politik.
Fenomena kader Golkar di Tana Toraja dan Toraja Utara pindah di Partai lain semisal ke Partai Gerindra, saya yakin cuman lelah dan penat untuk beristirahat sejenak. Suatu saat akan kembali sebab napas kuning sudah menyatu didadanya. Tidak bisa dipungkiri kader partai Golkar Tana Toraja dan Toraja Utara tahun 2024, hatinya tidak suci dan bersih kecuali dicuci dengan air kuningnya Golkar.
Sepanjang sawah masih di tanami padi di Toraja pasti tetap menguning tidak mungkin berwarna lain, ujar JRM.
Lanjut JRM, semua partai adalah sahabat dan mitra kita membangun negeri ini, tapi keunggulan Golkar tentunya menjadi motor dan model pembangunan karena tidak bisa di pungkiri kedewasaan partai Golkar.
Soal adanya riak ditubuh Golkar Toraja mungkin itu terjadi karena kecewa, dan fenomena seperti itu biasa, tapi percaya dinamika riak itulah kelak kami bersatu kembali, pungkas JRM.(agus)
