GOWA, UJUNGJARI.COM — Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan mewarning 18 Camat di Kabupaten Gowa agar segera mendata seluruh anak-anak yang mengalami cacat celah bibir atau sumbing. Instruksi ini disampaikan Adnan di hadapan seluruh Camat yang hadir dalam coffee morning, Senin (7/3) kemarin di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa.
Warning itu dimaksudkan Adnan agar ke depan tidak ada lagi anak-anak di Gowa yang menderita bahkan menjadi korban bully sesama temannya lantaran mengalami bibir sumbing.
” Saya ingin Gowa di masa datang terbebas dari keberadaan anak-anak yang menderita cacat tersebut. Karena itu saya perintahkan para Camat hingga kepada Lurah dan Kepala Desa untuk mencari anak-anak sumbing tersebut sampai ke pelosok terpencil. Jangan ada anak tersebut yang terkecualikan. Cari dan data mereka. Libatkan Kepala Desa, Lurah hingga ke kepala dusun dan kepala lingkungan, Ketua RT, Ketua RW. Dan saya tunggu data anak itu hingga pekan depan,” tandas Adnan.
Adnan mengemukakan alasannya kenapa dia bertekad mengumpulkan anak-anak yang menderita bibir sumbing ini untuk dioperasi.
” Saya tidak ingin ada anak-anak kita yang sejak kecil hanya karena menderita bibir sumbing telah menjadi korban bully hingga dewasa. Saya tidak biarkan itu terjadi. Anak-anak kita adalah harta terindah dan istimewa, mereka adalah generasi penerus kita dan calon-calon pemimpin bangsa kelak dewasa. Karena itu, saya ingin semua anak penderita sumbing harus diselamatkan sehaj dini. Cari dan operasi cacat mereka sehingga mereka bisa tampil layak dan tidak lagi menjadi korban bully-an, ” tandas Adnan.
Harapan ini bukan hanya disampaikan saat coffee morning di lingkup pemerintahan tapi juga telah disampaikan Adnan di hadapan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Prod Dr drg Muh Ruslin saat berlangsung baksos operasi celah bibir dan lelangit kepada lima orang anak penderita sumbing yang digelar FKG Unhas di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Minggu (6/3) lalu.
” Saya ingatkan kembali para Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk mencari dan mendata anak-anak penderita sumbing ini. Saya tunggu datanya pada pertemuan minggu depan, ” tegas Adnan lagi.
Jika data itu sudah terkumpul, maka Pemkab Gowa tambah Adnan akan segera berkoordinasi dengan pihak FKG Unhas sebagai pelaksana operasi celah bibir dan lelangit. Bahkan bukan hanya anak-anak sumbing di Gowa yang diprioritaskan, tapi kata Bupati Gowa ini, pihaknya pun membuka layanan ini bagi pemerintah kabupaten lainnya yang mau berkolaborasi.
” Silahkan bagi pemerintah kabupaten lainnya yang mau berkolaborasi melakukan penyelamatan pada anak-anak penderita sumbing, silahkan data dan ikutkan di Gowa. Kami akan memfasilitasi operasi celah bibir ini di RSUD Syekh Yusuf. Kami siapkan fasilitas peralatannya dan tim medis FKG Unhas yang akan melaksanakan operasinya, ” kata Adnan lagi.-
