Site icon Ujung Jari

Peserta Diklatpim III Papua Barat Belajar Pelayanan di MPP Barru

BARRU, UJUNGJARI.COM — Puluhan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) PIM III asal Provinsi Papua Barat, berkunjung ke kabupaten Barru untuk belajar pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (23/3).

Rombongan peserta Diklatpim III asal Provinsi Papua Barat ini dipimpin Kepala Dinas Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Barat Edward Lunarki dan diterima langsung Bupati Barru Suardi Saleh.

Suardi mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya Kabupaten Barru menjadi tujuan Study Kepemimpinan Administrator ini.

Kabupaten Barru menjadi lokus study kepemimpinan administrator dipastikan telah melalui seleksi dan pengujian atas prestasi dan citra positif yang terbangun, yang gemanya sampai ke tanah Papua.

Bupati Barru Suardi Saleh dalam kesempatan itu memaparkan, gambaran selayang pandang tentang daerah yang terdiri dari 7 Kecamatan, 40 Desa serta 15 kelurahan, dengan bentangan pesisir pantai barat dengan panjang 78,8 Km.

“Di Kabupaten Barru terdapat pelabuhan Garongkong yang menjadi pusat transportasi menghubungkan Barru dengan Daerah di Indonesia,” ucap Suardi.

Bupati dua periode ini juga menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menunjuk Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru untuk menjadi harapan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) penyangga ibu kota baru yaitu Ibu Kota Nusantara (IKN).

Suardi juga menjelaskan, bahwa laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru mencatatkan angka yang baik, dimana sebelum Covid 19 hanya 6,49% sedangkan justru adanya Covid naik 74,1 %.

“Diawal memimpin Kabupaten Barru yang kami benahi dulu adalah rumah sakit, ya memang yang namanya antri itu menunggu tetapi Alhamdulillah, setelah dibenahi secara bertahap dan saat ini ruangan VIP di sana itu sudah 5 buah dan ternyata VIP ini menjadi kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Kepala Daerah ini kemudian mengungkapkan sisi keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang banyak memberi manfaat besar untuk masyarakat.

“Saat ini, di MPP terdapat 24 instansi yang melayani kebutuhan administrasi masyarakat, pada prinsipnya, selain pelayanan aman, nyaman dan masyarakat bahagia,” jelasnya.

Disampaikan pula, bahwa pelayanan administrasi Dinas Kependudukan Catatan Siplil sudah bisa  melalui petugas  Desa, dimana semua dokumen kependudukan sudah bisa jadi di akses di Desa kecuali perekaman, sama halnya program Pemerintah yang namanya OSS, dimana setiap Desa ada juga petugasnya.

“Salah satu keberhasilan dalam pelayanan adalah kurangnya  keluhan, terkadang keluhan disampaikan dimedsos dengan bermacam-macam bahkan menerima pesan pribadi, namun seiring peningkatan kualitas dan inovasi pelayanan, Alhamdulillah, secara pelan-pelan hilang sendiri,” tandas Suardi.

Kepala Dinas BPSDM Provinsi Barat, Edwar Lunarki menyampaikan maksud dan tujuannya, yang dibawa ini adalah peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) berjumlah 40 orang.

“Peserta yang datang ini, utusan dari Pejabat administrator yang ada di Lingkup Pemerintah Provinsi dan juga ada pesertanya dari salah satu Kabupaten di Papua Barat,” urai Edwar .

Peserta PKA ini didampingi Lembaga Adiministrasi Negara (LAN) Makassar.

“Saya atas nama BKPSDM Provinsi Papua Barat menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Barru dan terkhusus Bupati Barru yang telah banyak memaparkan dan menjelaskan tentang Barru, tentunya juga hasil Study dari Barru,  Papua Barat banyak belajar dan semoga bisa diaplikasikan di Daerah kami,” pungkasnya.

Kedatangan peserta Diklatpim ini didampingi Pejabat LAN Makassar Wahyuni Fajaruddin, Widyaswara Zulkhaedir, Kepala BKPSDM H. Ir. Nasruddin Yake, M.AP, Kepala DPMPTSP Syamsir, S.IP, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Amis Rivai, bersama beberapa stakeholder dan peserta PKA dari Papua Barat. (Udi)

Exit mobile version