Site icon Ujung Jari

Keluarga Histeris di Pemakaman Mama Rara Korban Lakalantas di Salubarani

MAKALE, UJUNGJARI–Korban Lakaantas di Salubarani, almarhumah Amata Bittikaka (61) alias Mama Rara dimakamkan, Sabtu (26/3) petang di kampung halamannya Madandan, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja.

Satu korban lainnya, Depriani Rante Balik (28), juga telah dimakamkan di Rantepao.

Mengharukan di penguburan Amata Bitticaca. Sebelum diberangkatkan dari rumah duka, keluarga dan handai tolan lainnya histeri sebab selama hidup Mama Rara dikenal baik dan peramah.
Tidak ada yang menyangka kepergian Mana Rara secara tragis begitu cepat.

Mama Rara korban Lakalantas mini bus Innova DP 1481 KC jatuh kesungai di To’kendi, Salubarani, Minggu (20/3), pukul 04.00 Wita lalu.

Dua orang meninggal dunia insiden tersebut, salah satunya Amata Bittikaka saat kejadian sopir Vebrianto Salombe (28) dari arah Makassar mengantuk sehingga hilang kendali dan terjun ke sungai.

Jenazah Mama Rara baru ditemukan tim SAR gabungan, Kamis (24/3)di sungai Mata Allo 7 km dari TKP di Desa Salassa, kecamatan Curio, setelah dilakukan pencarian lima hari empat malam.

Keluarga mengucapkan terima kasih semua pihak yang terlibat baik tenaga, pikiran dan semua yang peduli selama pencarian korban.

Sebelumnya Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo, berterima kasih kepada SAR Palopo, Brimob Pare-Pare, Pol Airud Polda Sulsel, relawan Palopo, Makassar, Pinrang. Demikian pula Tagana Dinas Sosial Tana Toraja telah buka dapur umum,  Puskesmas Buntu Limbong, KPA Salubarani, Faji Torut, serta media online, cetak dan TV telah turut bersinergi jalankan tupoksinya demi tugas kemanusiaan.

Saya bangga dengan semangat gotong royong, tetap bersemangat, Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan, dan Salam Sehat, ujar Alfian (agus).

Exit mobile version