Site icon Ujung Jari

Suardi Apresiasi Pemuda Kamara Gelar Festival Apang

BARRU, UJUNGJARI.COM — Festival Apang ke IV yang digelar pemuda dan masyarakat di masjid Babul Falah lingkungan Kamara kelurahan Tuwung diapresiasi Bupati Barru Suardi Saleh yang datang khusus untuk menghadiri sekaligus membuka acara ini pada hari ke 15 ramadan, Minggu (17/4).

Tradisi makan apang digelar warga pada malam Qunut saat pertengahan bulan Ramadhan. Tak terkecuali warga Bugis Barru hampir di seluruh pelosok perkampungan menyajikan kue khas Bugis bernama Apang.

Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya menyatakan kreatifitas pemuda Lingkungan Kamara yang tetap menjaga dan mempertahankan tradisi yang dikemas dalam bentuk inovasi.

“Saya apresiasi  pemuda masjid Kamara, Alhamdulillah Festival keempat kalinya tidak berhenti, meski kemarin kita dilanda pandemi covid-19, namun dua tahun terakhir tetap dilakukan meski Hibryd, secara virtual, dan tahun ini secara terbuka namun tetap jalankan protokol kesehatan covid-19, untuk ini saya ucapkan terima kasih,” kata Suardi.

Generasi muda masjid Kamara, kata Suardi, selalu tampil beda, dalam berbuat baik.

“Mudah-mudahan hal baik disini dapat tereplikasi ke masjid-masjid lain, semoga kreativitas yang luar biasa, tidak pernah berhenti berkarya, dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Festival Apang dibuka dengan resmi,” ucapnya.

Agenda ini ditutup dengan penyerahan Apang Istimewa kepada Bupati Barru dan Sekretaris Daerah Barru DR. Ir. Abustan AB, M.Si oleh Camat Barru, Hj. Andi Hilmanida, S.STP, M.Si.

Pembukaan Festival Apang ini ikut dihadiri  Kepala kantor Kemenag Barru DR. H. Jamaruddin, S.Ag, M.Ag, Kabag Kesra DR. H. Irham Jalil, Lurah Tuwung, Hidayatuddin, S.STP, MH, dan Asriadi Rijal Pembina Remaja Masjid Kampung Kamara, berbaur bersama jamaah lainnya.

Tokoh pemuda penggagas festival Apang IV, Asriadi Rijal menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru yang memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya festival ini.

“Alhamdulillah, berkat dukungan pemda Barru, dan ijin dari bapak Bupati Barru, kita bisa melaksanakan festival secara terbuka, kami jamin bahwa telah lebih sembilan puluh persen warga Kamara yang telah divaksinasi lengkap, Insya Allah,” ujar Asriadi.

Asriadi berharap dukungan ini dan konsistensi Festival Apang, nantinya akan menjadi even daerah bertaraf nasional.

Kampung Kamara sendiri, salah satu lingkungan yang menjaga dan menghidupkan tradisi ini melalui festival yang saat ini telah memasuki tahun keempat.

Kue Apang adalah kue khas yang dibuat dari tepung beras dan gula merah, kemudian dikukus dan biasanya, adonan yang sedikit akan mengembang menjadi besar. (Udi)

Exit mobile version