MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Keluarga Besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Pemprov Sulsel menggelar kegiatan halal bihalal, Rabu (18/5) di Aula Poliklinik RSUD Haji
Halal bihalal ini, kata Kepala Bidang Perencanaan Program, Evaluasi Hukum Humas dan Pemasaran yang bertindak sebagai seksi acara pada kegiatan itu, Badaruddin, sebagai momen untuk menjalin tali silaturrahmi.
Juga sebagai ajang untuk menambah keharmonisan antar pegawai baik dalam hubungan terkait pekerjaan maupun hubungan antarsesama manusia.
“Usai Ramadan dan Idul Fitri kan sering kita maknai dengan saling memaafkan, agar konsep fitrah dapat kita raih. Nah, di momen halal bihalal inilah kita manfaatkan untuk itu,” ungkap Badaruddin.
Plt Dirut RSUD Haji Pemprov Sulsel, dr Andi Diamarni Gandhis menyampaikan, halal bi halal ini menjadi momen yang sangat tepat untuk saling bermaaf-maafan.
Sekaligus sebagai wadah untuk mempererat silaturrahmi dan semangat kekeluargaan.
Andi Diamarni juga berharap usai lebaran ini, semangat kerja seluruh komponen yang ada di RSUD Haji semakin meningkat.
Salah satu yang menjadi penekanannya adalah bagaimana mempertahankan status RSUD Haji yang saat ini sudah tipe B.
Karena jika kinerja dan layanan kendor, bukan tidak mungkin RSUD Haji turun kelas menjadi rumah sakit tipe C.
“Tolong, mari kita sama-sama bekerja lebih baik lagi. Dengan kinerja yang baik, kita bisa memajukan dan mengembangkan rumah sakit ini menjadi lebih baik. Minimal mempertahankan prestasi dan semua yang baik-baik yang telah diraih selama ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, tampil membawakan tausiyah halal bihalal adalah Ustadz Salahuddin Rahman Al Ayyubi.
Ustadz Salahuddin membawakan materi ceramah terkait pentingnya saling maaf memaafkan antarsesama.
“Mari kita Ulurkan Tangan dan Satukan Hati Saling Maaf Memaafkan. Jalin kekompakan, sebarkan semangat kekeluargaan untuk meningkatkan etos kerja untuk membawa RSUD Haji sebagai salah satu rumah sakit terbaik di Sulawesi Selatan,” tandasnya. (rls/drw)
