Site icon Ujung Jari

Copot Dua Aparat Desa, Plt Kades Soreang  Diadukan ke DPRD Takalar

TAKALAR, UJUNGJARI-Tidak berselang lama Sitti Hasna menerima kepercayaan dari Pemkab Takalar melalui Bagian Tata Pemerintahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Soreang, Kecamatan Mappakasunggu, masalah pun muncul.

Plt Kades Soreng  menuai protes mencopot Sekretaris Desa (Sekdes) Normawati dan Bendahara Desa (Bendes) Masita.

Karena tidak menerima dicopot dari jabatannya, keduanya mengadukan persoalan tersebut ke Komisi 1 DPRD Takalar, guna mendapatkan solusi terbaik.

” Kami telah mengadukan Plt Kades Soreang ke Komisi 1 DPRD Takalar dan secara adninistrasi pengaduan kami telah diterima, intinya kami tidak menerima penon joban ini, karena di atas kertas kami tidak berbuat kesalahan,” kata Masita Bendahara Desa Soreang, Jumat (20/5/2022).

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Takalar, Abdul Salam Gau yang dikonfirmasi sekaitan adanya aparat Desa Soreang yang dinonjob membenarkan sekaligus menyayangkan sikap Plt Kades Soreang.

” Iya, ada dua pejabat Desa Soreang yang dinonjob oleh Plt Kades, tentu hal ini sangat disesalkan oleh pemerintah kabupaten, karena jauh hari kita telah menyampaikan pada Plt Kades agar tidak gegabah menonjobkan maupun memberhentikan aparat desa guna menghindari kegaduhan dalam tata kelola pemerintahan desa,” Urai Abdul Salam Gau.

Guna menyikapi lebih lanjut, Abdul Salam Gau juga akan memanggil Plt Kades Soreang guna meminta klarifikasi
atas persoalan itu.

“Kami juga akan memintai pertanggung jawaban Plt Kades Soreang atas masalah ini dan Kami juga menilai Plt Kades ini tidak mengindahkan ultimatum Pemkab Takalar,” Tandas Kabag Tata Pemerintahan.

Dilain tempat, Plt Kades Soreang, Siiti Hasna juga membenarkan kedua aparat desa tersebut telah dicopot jabatannya, karena kedua aparat desa tersebut sedang menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan korupsi dana desa Soreang di Kejari Takalar.

” Untuk sementara, saya copot jabatan kedua staf saya, karena sedang diperiksa Kejari Takalar, nah ketika persoalan itu sudah selesai, nanti keduanya akan saya kembalikan ke jabatan semula,” kata Siiti Hasna. (*)

Exit mobile version