TAKALAR, UJUNGJARI-Bupati Takalar kembali menggerakkan gerbong mutasi, setidaknya ada tujuh pejabat Tinggi Pratama yang dilantik dan diambil sumpahnya, dua diantaranya digeser menjabat sebagai staf ahli bupati.
Kedua pejabat yang diparkir, antara lain Muhammad Alwi yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP – Damkar diplot sebagai staf ahli Bupati bidang Politik, Hukum dan HAM serta Sitti Ni’ mah dari Kadis Kominfo digeser sebagai staf ahli Bupati bidang Ekonomi dan Keuangan
Dihadapan Sekda Takalar dan seluruh pimpinan OPD, Bupati Takalar H Syamsari Kitta menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah memandang sebuah jabatan itu penting atau tidak penting.
” Kita jangan memandang jabatan itu menguntungkan atau tidak, tetapi yang dibutuhkan adalah seseorang yang menjadikan jabatan itu sebagai kekuatan tim dalam meningkatkan kinerja untuk mencapai sebuah prestasi.” Kata H Syamsari Kitta, Kamis (2/6/2022).
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Takalar kembali mengingatkan seluruh pejabat pemkab Takalar untuk tampil sebagai pembawa inovasi yang harus dibarengi dengan sebuah kinerja yang baik.
” Kita berharap para pejabat dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat bekerja dengan tim serta saling melengkapi antara Kepala OPD yang satu dengan lainnya,” Tandasnya.
Adapun Lima pejabat tinggi pratama yang menerima amanah baru sebagai pimpinan OPD, yakni, Sirajuddin Saraba sebagai Kasat Pol PP – Damkar, Budiar Rozal Saleh sebagai Kadis Kominfo, Irwan Sijaya sebagai Kepala BPKSDM dan dr Rahmawati sebagai Kadis Pengendalian penduduk dan KB serta dr Hj Nilal Fauziah sebagai Kadis Sosial dan PMD Kabupaten Takalar. (Ari)
