Site icon Ujung Jari

Tim SAR dan Nelayan Temukan Tiga Jasad Penumpang KM Ladang Pertiwi

PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Hingga har keenam dan ketujuh pencarian korban tenggelam KM Ladang Pertiwi, kembali ditemukan tiga jasad penumpang oleh Tim SAR dan Nelayan.

Penemuan jenazah pada hari ke enam dan ketujuh itu. Dua diantaranya ditemukan pada Kamis (2/6)  dan 1 jasad hari Jumat (3/6).

Dua korban penumpang kapal tenggelam dalam keadaan sudah meninggal dengan kondisi tubuh yang sulit dikenali.

Tim SAR gabungan saat ini kembali melakukan upaya pencarian terhadap 15 korban KM Ladang Pertiwi 2. Upaya  pencarian di perluas 40 NM persegi sesuai dengan perkembangan di lapangan.

“Dan tepat pukul 16.10 Wita KN SAR Kamajaya menemukan body part pertama sekitar 8 mil dari pulau Pamantauang tepatnya pada Koordinat 04°55’53.10” S – 117°10’ 71.06” E korban berjenis kelamin laki-laki,” ujarnya.

Kemudian pada pukul16.50 wita KN SAR Kamajaya kembali mengevakuasi satu orang / Bodypart kedua, dalam keadaan meninggal dunia sekitar 12 Mil dari Pulau Pamantauang pada koordinat 04°53’68.00” S – 117°09’13.00” E korban berjenis kelamin perempuan.

“Namun Tim SAR kesulitan mendeteksi identitas kedua korban,” ujar Djunaidi.

Djunaidi yang juga SMC dalam operasi KM Ladang Pertiwi 02 menyatakan saat ini KN SAR Kamajaya langsung mengevakuasi kedua korban tersebut ke pulau Pamantauang dengan harapan ada keluarga yang bisa mengenali  ciri pakaian dan aksesoris yang dipakai kedua korban.

“Apabila warga tidak mengenali kedua korban maka selanjutnya KN SAR Kamajaya akan mengevakuasi ke Pelabuhan Soekarno Hatta untuk diserahkan ke TIM DVI Polda Sul-Sel,” tambahnya.

Kamis malam Tim SAR Gabungan sudah malam hari maka tim sar gabungan menghentikan sementara Operasi pencarian  terhadap 16 korban penumpang kecelakaan kapal KM Ladang Pertiwi 02.

“Pencarian hari keenam, kami hentikan sementara, dan akan dilanjutkan lagi esok hari. Semoga pencarian besok dapat menghasilkan temuan lagi, kami mohon doanya,” tutup Junaidi.

Sehari kemudian, Jumat (3/6) giliran nelayan yang sedang mencari ikan juga menemukan jasad manusia yang diperkirakan penumpang KM Ladang Pertiwi.

Kapolsek Kalmas, AKP Rusli yang dikonfirmasi Jumat malam membenarkan adanya tiga jasad yang diduga penumpang KM Ladang Pertiwi.

“Penemuan ketiga jasad ini merupakan korban meninggal dunia yang ditemukan Tim Basarnas dan nelayan dalam dua hari proses pencarian korban,” ujar Rusli.

Dikatakan Rusli, jasad ini ditemukan sekitar jam 15.00 wita, di sebelah Utara perairan Pulau Pammantauang Desa Pammas Kecamatan Liukang Kalmas Kabupaten Pangkap yang berjarak 6 mil, telah ditemukan 1 mayat manusia.

“Kondisinya sudah mengambang/mengapung. Dari kronologis kejadian yakni pada saat saksi  Alamsyah bersama 4 orang rekannya hendak memancing disekitar TKP dengan menggunakan kapal jenis Katinting dan melihat 1 mayat manusia mengambang/mengapung yang sudah membengkak dan berbau busuk,” terangnya.

Alamsyah kemudian kembali ke Pulau Pammantauang untuk menginformasikan kepada masyarakat.

Ditambahkan Kapolsek Kalmas. Pada pukul 16.30 wita masyarakat menggunakan 1 Kapal Lokal KM. Cahaya Baru berangkat menuju lokasi penemuan korban selanjutnya jenazah tersebut yang sudah membengkak dan berbau busuk dengan kondisi bagian kepala sudah hancur dimasukkan kedalam kantong jenasah milik Basarnas kemudian dinaikkan diatas Kapal KM. Cahaya Baru menuju Pulau Pammantauang.

Selanjutnya pada pukul 17.30 wita, jenazah tiba dan dievakuasi ke Pulau Pammantauang selanjutnya ditempatkan di Puskesmas Pammantauang.

Adapun ciri-ciri dari jenazah tersebut yakni berjenis kelamin perempuan menggunakan pakaian daster berwarna Hijau dan disaku baju ditemukan lembaran uang tunai sejumlah Rp450 ribu dan sebuah KTP dengan identitas atas nama Hasni warga pulau Masalima Desa Pammas yang merupakan korban Kapal tenggelam KM. Ladang Pertiwi 02

“Saat ini korban telah diambil pihak keluarga untuk disemayamkan dirumah duka di Pulau Masalima Desa Pammas,” pungkasnya.  (Udi)

Exit mobile version