Site icon Ujung Jari

Ribuan Guru Sambut Tahun Ajaran Baru, Syamsari Tekankan Penguatan Karakter dan Skill

TAKALAR, UJUNGJARI – Bupati Takalar, DR H Syamsari Kitta yang tampil menggunakan baju korps pegawai Republik Indonesia (Korpri) memberikan arahan didepan ribuan guru yang hadir dalam Apel akbar perdana menyambut tahun ajaran baru 2022 – 2023

Apel akbar tersebut berlangsung khidmat itu dilaksanakan di lapangan H. Makkatang Daeng Sibali dengan menyuguhkan tema. ” Bersama kita sukseskan Implementasi kurikulum Merdeka belajar (IKM).

Apel akbar tersebut dihadiri kepala diknas pendidikan dan kebudayaan, Muhammad Nurdin serta seluruh pejabat setara kepala bidang jajaran lingkup dinas pendidikan

Dihadapan ribuan Guru atau yang dikenal Pahlawan tanpa tanda jasa, Bupati Takalar, DR H Syamsari Kitta menyampaikan pesan terkait tantangan pendidikan diera moderanisasi, dimana menurut Bupati Takalar zaman ini dibutuhkan sebuah kemampuan dan skill individu untuk selalu berdaya bersaing tinggi.

” Zaman ini terus menantang kita untuk menyiapkan diri untuk bersaing, kemampuan individu adalah modal untuk survival menghadapi era digital yang saat ini terus melaju,” Jelas H Syamsari Kitta

Bupati Takalar dalam kesempatan tersebut juga mengemukakan bahwa saat ini dan kedepan kita tidak bisa mengandalkan keberadaan orang tua atau keluarga untuk membantu dalam mendapatkan ruang kerja, generasi hari ini harus memiliki life skill dan karakter.

” Saat ini generasi dituntut untuk berkarakter dan memiliki life skil sesuai dengan tujuan dari kurikulum merdeka, tak ada lagi keluarga yang bisa membantu baik di pusat atau daerah. Kesuksesan kembali keindividu masing-masing” Ungkapnya.

Alumni IPB itu juga menjelaskan jika sampai saat ini dirinya pun masih tetap belajar seperti siswa siswi yang hadir ditempat ini, baginya belajar tak boleh berhenti meski sudah tidak berada di lingkup pendidikan formal.

Ditempat yang sama, Kadis pendidikan dan kebudayaan Muhammad Nurdin dalam sambutannya, kembali mengingatkan kepada para pendidik untuk kembali menjadi pejuang pendidikan yang siap bekerja berdasarkan unit kerja masing-masing

” Saya mengingatkan agar para guru yang luar biasa ini kembali mengambil perannya sebagai tenaga pendidik yang siap berbuat dan mengukir sejarah,” Tegasnya

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan pun berharap ditahun ajaran yang baru PBM sudah bisa berjalan normal, Kendati demikian, Muhammad Nurdin tetap mengingatkan para guru tetap mewaspadai wabah pandemi covid 19, karena pandemi covid 19 masih perlu mendapat perhatian.

Kegiatan Apel akbar tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan medali bagi siswa yang mendapatkan juara pada lomba semarak ramadhan yang diselenggarakan diknas pendidikan Takalar pada akhir Ramadhan lalu.(Ari Irawan)

Exit mobile version