MAKALE, UJUNGJARI-– Pimpinan DPRD Tana Toraja bersama anggota dewan lainnya dan panitia pemekaran Toraja Barat (Tobar) menyambangi kantor Kemendagri untuk membahas Daerah Otonomi Baru (DOB).
Panitia DOB Toraja Barat juga penyerahan SK Panitia ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (10/8) kemarin.
Panitia pemekaran bersama sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Tana Toraja diterima Direktur Penataan Daerah Otsus dan DPOB, Valentinus Sudarjanto Sumito.
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, juga ketua harian panitia pemekaran Toraja Barat kepada media katakan, pada prinsipnya pertemuan pimpinan dewan Tana Toraja dan panitia pemekaran disambut baik pihak Kemendagri kerinduan mekar Tobar.
Bahkan Kemendagri mengisyaratkan segera melengkapi data yang dibutuhkan Kementerian.
Pasca pertemuan tersebut panitia pemekaran lebih semangat kerja keras merapikan serta melengkapi data di syaratkan, apalagi kita ditantang bulan ini sudah merampungkan data diserahkan ke Kementerian, jelas Welem.
Welem tidak menampik syarat utama pembentukan DOB ini sesuai arahan Kemendagri syarat utama adalah dukungan dari semua pihak, baik Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat. Kita butuhkan data awal secepatnya diserahkan. Panitia pemekaran minta semua stakeholder terkhusus masyarakat Toraja Barat mendukung penuh perjuangan kita ini, semoga secepatnya berbuah manis, ujar Welem.
Ketua KNPI Tana Toraja, Restu Tangaka, turut serta pertemuan tersebut desak segenap warga Tana Toraja dan Toraja Barat semua turut berperan aktif wujudkan perjuangan tersebut.
Intinya Toraja Barat mekar agar lebih baik lagi sisi pelayanan dan pemerataan pembangunan. Sangat terasa ketimpangan pembangunan, sehingga tujuan pemekaran ini hadirnya DOB mandiri masyarakatnya sejahtera, singkat Restu Tangaka. (agus)
