SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Malam ramah tamah Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sidrap yang baru Hasnadirah,SHMH berlangsung khidmat, dirumah jabatan Bupati Sidrap, Senin malam (24/08/2022).
Acara silaturahmi yang dirangkai saling kenal ini dihadiri langsung Bupati Sidrap H.Dollah Mando, Plt. Setdakab H.Basrah, Kapolres AKBP Erwin Syah, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Jumadi Apri Ahmad, Dandim 1420 diwakili Kasdim Mayor ARM Ari Widarto, Kakan BPN Sidrap Muhammad Naim dan para PJU Polres Sidrap serta seluruh jajaran Kejari Sidrap dan hadir pula para OPD lingkup Pemkab Sidrap.
Malam perkenalan Kajari baru menggantikan pejabat lama H.Samsul Kasim,SHMH yang dipromosikan ke Kejati Sulsel bersama jajaran pemerintah Sidrap serta Forkopimda Sidrap.
Prosesi malam perkenalan pejabat baru langsung disambut hangat oleh Bupati H.Dollah Mando bersama Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Sidrap Ayu Syuhara.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas pada Ibu Kajari Sidrap yang baru Hasnadirah, SHMH.
Hal pertama, Bupati Dollah Mando menyampaikan tentang kondisi geografis Kabupaten dengan segala potensi SDA (Sumber Daya Alam).
“Alhamdulillah, semua pejabat-pejabat Forkompinda yang pernah bertugas di Kabupaten Sidrap jauh lebih meningkat kinerjanya. Apalagi soal pertanian terutama beras, dan telur yang selalu cocok dikonsumsi oleh pejabat di tingkat provinsi maupun diluar daerah. Saya yakin ibu Kajari juga nanti cocok dengan kondisi Sidrap,”kata H.Dollah Mando.
Ditempat yang sama, Kajari baru Hasnadirah memperkenalkan diri sebagai aparat Kejaksaan dari awal karir hingga jadi pejabat pertama sebagai Kepala Kejaksaan Negeri dimulai di Kabupaten Sidrap.
“Saya asli Bugis dan lahir di Desa Seppong, Belopa kabupaten Luwu. Namun saya berkarir sejak terangkat jadi PNS Kejaksaan dimulai tugas pertama penempatan di Kejaksaan Agung RI. Kemudian saya pindah tugas seperti di Kabupaten Tasikmalaya, lalu Bekasi, kemudian Subang, dan terakhir 2 tahun 2 bulan bertugas di lingkup Kejati Sulsel. Saya pernah ditunjuk sebagai Plt. Kajari Pangkep,”ungkap Hasnadirah didampingi suaminya.
Diakhir sambutannya, Hasnadirah mengajak hadirin untuk mengedepankan filosofi budaya leluhur Bugis-Makassar yakni “Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge” (Saling Menghargai, Saling Memuliakan, dan Saling Mengingatkan).
“Silahkan sapa saya jika bersua, kita sesama saling mengedepankan ukhuwah tali silaturahmi. Insyaallah saya akan amanah sebagai Kajari dengan tetap mengedepankan komunikasi antar sesama Forkompinda,”tandasnya. (Wan)
