MAKALE, UJUNGJARI–, Merefleksikan HUT RI ke-77, dan HUT Toraja ke-77, serta HUT Tana Toraja ke-65, Kamis (25/8), Pemda Tana Toraja melakukan pagelaran gerak jalan dengan tema pesta kemerdekaan tahun ini “Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat”.
Gerak jalan dimeriahkan ribuah peserta dengan 350 barisan berbusana adat Toraja, mulai SD, SMP, SMA, Organisasi Perangkat Daera (OPD), utusan kecamatan, Tim Penggerak PKK, Srikandi Theza, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Peserta star di Kantor Bupati Tana Toraja, Pantan, Makale, menempuh jarak kurang lebih 2,1 km, dan finis di kolam Makale. Penonton yang padati sisi kiri-kanan jalanan mrskipun disengat panasnya matahari, tetap semangat dan tidak bergeming beranjak dari tempatnya tetap antusias menyaksikan keramaian sebelumnya 2 tahun lebih fakum lantaran pandemi.
Demikian pula Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, bersama Forkopinda, Pimpinan OPD, Ketua TP PKK Yariana Somalinggi, maupun Wakil Ketua Erni Yetti Riman, silih berganti menerima pasukan dimimbar kehormatan di paza kolam Makale sebelum finis.
Momen ini pastinya menjadi inspirasi masyarakat bersama Pemda Tana Toraja menghadapi tantangan dan ujian pemulihan ekonomi, maupun
kecemasan sosial cukup berat dirasakan rakyat Bumi Lakipadada, Tana Matarik Allo.
Meski di tengah keterpurukan ini, Bupati Theofilus Allorerung, bersama Wakil Bupati, Zadrak Tombeg, mengajak semua elemen masyarakat Tana Toraja bersinergi bergerak bersama dan gotong royong wujudkan harapan pemulihan kondisi semua sektor bangkit kembali.
Bupati Theofilus Allorerung, kepada media ini katakan kegiatan gerak jalan tujuannya membangun suasana gembira seluruh masyarakat Tana Toraja pasca pandemi Covid-19.
Pasalnya kurang lebih 3 tahun masyarakat pasif dengan keramaian dan kegembiraan, setelah mulai bangkit masyarakat beraktifitas kegiatan produktif.
Bung Theo akui, keramaian tiga momen HUT RI, HUT Tana Toraja, dan Hari Jadi Toraja, dikemas sedemikian rupa agar lebih semarak sehingga masyarakat benar-benar menikmatinya. Suasana kegembiraan lebih diutamakan ketimbang lomba dan pertandingan, tetapi lebih kepada pesta rakyat menghibur masyarakat.
Kiranya pandemi cepat berlalu, kita kembali bersua di Lovely December suasananya lebih semarak dengan karnaval budaya, festival kopi millenial, dan banyak lagi kegiatan sepanjang bulan Desember,” ujar Theo. (agus)
