MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan kembali merilis data pemilih berkelanjutan dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Teras Makassar, Seasa (6/9). Pleno dipimpin langsung Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir.
Berbeda dengan bulan sebelumnya yang cenderung naik, kali ini jumlah pemilih di Sulsel menyusut. Ada pengurangan sampai 9.264 orang. Jika pada Juli lalu total pemilih di Sulsel mencapai 6.126.977 orang, hingga akhir Agustus kemarin jumlahnya berkurang menjadi 6.117.713 pemilih.
Anggota KPU Sulsel bidang data, Uslimin mengatakan penuruan jumlah pemilih ini antara lain dipengaruhi oleh hasil pencocokan terbatas (coktas) terhadap data hasil sinkronisasi antara data pemilih berkelanjutan semester II 2021 dan data SIAK pada periode yang sama sebagai tindak lanjut dari kerja sama KPU RI dan Kemendagri melalui Dirjen Dukcapil RI.
“Coktas dilakukan terhadap data tidak padan antara DPB dan SIAK pada periode semester II 2021, data meninggal dunia, dan data ganda lintas kabko dan provinsi secara nasional,” tegas Uslimin.
Meski jumlah pemilih mengalami penurunan, KPU Sulsel dalam plenonya justru mengungkapkan adanya penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jika pada pleno Juli lalu TPS di Sulsel hanya 17.582 buah, kini bertambah tiga menjadi 17.585 TPS.
Dalam pleno yang dihadiri seluruh komisioner KPU dan Sekretaris KPU Sulsel, Muh Adnan itu juga diungkapkan total pemilih baru, lima kabupaten yang memiliki pemilih baru terbanyak, jumlah pemilih disabilitas, dan data pemilih lainnya.
Berdasarkan data KPU, pemilih baru di Sulsel mencapai 5.298 orang. Pemilih baru ini didominasi pemilih pemula yang mencapai 5.031 orang. Selebihnya pemilih pindah masuk 266 orang dan pemilih berubah status dari TNI 1 orang.
Pemilih baru terbanyak ada di Toraja Utara yakni 2.127 orang. Lainnya ada di Sinjai (860 orang), Luwu Utara (380 orang), Gowa (361 orang), dan Pangkep 330 orang.
KPU juga membeberkan lima daerah yang memiliki pemilih disabilitas terbanyak. Rinciannya Makassar 2.212 orang, Bone 1.308 orang, Gowa 1.304 orang, Tana Toraja 1.288 pemilih, dan Pangkep 1.248 pemilih.
Selanjutnya pemilih usia 17-20 tahun di Sulsel mencapai 308.186 orang. Lima daerah terbanyak pemilihnya di kelompok usia ini adalah Makassar 65.909 orang, Gowa 33.886 orang, Bone 17.743 orang, Bulukumba 17.190 orang, dan Pangkep 15.429 orang.
Kemudian untuk usia 21-30 tahun jumlahnya mencapai 1.481.829 orang. Pemilih kelompok usia ini terbanyak di Makassar yakni 225.330 orang. Daerah lain yang pemilih kelompok usia ini terbanyak adalah Bone 129.078 orang, Gowa 127.718 orang, Bulukumba 71.611 orang, dan Luwu 69.155 pemilih.
Fluktuasi data pemilih di Sulsel masih memungkinkan untuk terus berubah. KPU Sulsel bersama KPU kabupaten dan kota terus melakukan pemutakhiran data pemilih menjelang pemilu 2024 mendatang. (pap)
