GOWA, UJUNGJARI.COM — Sekira 120 guru, kepala sekolah TK Paud yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam (FKG-PAI), TK dan Kelompok Kerja Kepala TK (K3TK) di Gowa mengikuti workshop Implementasi Kurikulum Merdeka. Workshop ini digelar dua hari mulai Senin (19/9) di Pallangga, dibuka Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa serta diikuti para pengawas Paud.
Kepala Kantor Kemenag Gowa Aminuddin saat membuka workshop tersebut, meminta para guru Paud harus lebih profesional dalam membuat modul ajar dan harus sesuai kurikulum merdeka belajar.
” Para guru pendidikan agama Islam dan para kepala sekolah TK di Gowa ini harus senantiasa bersinergi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di tingkat satuan Paud. Dan saya berharap, setelah melakukan pelatihan ini, para guru Paud lebih profesional lagi dalam membuat modul ajar dan harus sesuai Kurikulum Merdeka Belajar, ” kata Aminuddin dalam workshop yang turut dihadiri para pengawas dan koorwil Paud.
Aminuddin juga mengapresiasi positif workshop ini. Menurutnya, Kurikulum Merdeka Belajar itu memberikan sesuatu yang dibutuhkan peserta didik, bukan keinginan guru.
“Substansi Kurikulum Merdeka Belajar adalah pendidikan berpatokan pada esensi belajar, dimana setiap siswa memiliki bakat dan minatnya masing-masing. Jadi tidak boleh ada pemaksaan keinginan guru didalamnya,” kata Aminuddin.
Terpisah Kasni selaku ketua panitia pelaksana mengatakan workshop ini tentunya akan menjadi tolok ukur peningkatan kinerja para guru Paud yang bernaung di bawah FKG-PAI, TK dan K3TK, khususnya dalam kegiatan para guru membuat modul ajar yang sesuai kurikulum merdeka belajar.
Para pengawas yang hadir antara lain
St Nurliah, Rosmiati, Darpiah serta Koorwil Bidang Pendidikan Pallangga diwakili Nurhaedah.-
