Site icon Ujung Jari

Dijanji Proyek Rumah Sakit, Kontraktor Ini Mengaku Ditipu Oknum PNS Dinkes Sulsel

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Seorang kontraktor di Makassar, Muh. Taufiq Sugianto Tahir mengaku jadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh oknum ASN pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Hasbullah.

Anto sapaan akrab Muh. Taufiq Sugianto Tahir melalui kuasa hukumnnya, H Jamaluddin AS, menceritakan, awal ia mengenal Hasbullah saat berada di lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel. Di mana saat itu Hasbullah selain menjabat sebagai Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, juga bertindak sebagai PPTK.

Keakraban itu kemudian dimanfaatkan oleh Hasbullah untuk meminjam uang kepada Anto sebesar Rp300 juta. Anto pun mengusahakan uang dan meminjamkan ke Hasbullah.

“Setelah lama, saya kemudian meminta uang tersebut kembali. Itu pun hanya sebesar Rp250 juta saja untuk dikembalikan,” kata Anto.

Anto mengaku sudah sering menghubungi Hasbullah agar segera mengembalikan uang yang telah ia pinjam. Namun sampai detik ini ia tak punya itikad baik untuk mengembalikan dana tersebut.

“Dia ini sudah pernah kembalikan tapi hanya Rp40 juta. Nah sisanya yang Rp210 juta itu sampai sekarang tidak ada pengembalian,” terang Anto.

Eks Plt Sekdis Provinsi Sulsel, Hasbullah, yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengakui jika dirinya yang meminta uang Rp300 juta ke Anto. Ia meminta uang ke Anto, sebagai uang pelicin memuluskan dua paket pekerjaan rumah sakit di Bone dan Palopo.

“Memang benar, saya yang minta uang ke Anto Rp300 juta. Itu untuk memenangkan lelang dua paket proyek rumah sakit. Yaitu rumah sakit di Bone dan Palopo. Tapi uang itu bukan saya yang terima, ada oknum dari dewan yang terima. Waktu penyerahan dana, saya berada di Jakarta,” kata Hasbullah.

Ia menjelaskan, uang itu bukan untuk pribadinya, melainkan untuk dibagi-bagi ke pejabat dinas kesehatan termasuk beberapa anggota dewan. “Jadi bukan pribadi saya itu, tapi urusan dinas. Karena uang itu dibagi-bagi ke pejabat dinas termasuk oknum anggota dewan. Saya sudah kembalikan Rp40 juta, sisahnya nanti urusan dinas,” ujar Hasbullah yang saat ini menjabat Kepala Bidang di RS Haji Makassar.  (drw)

Exit mobile version