WAJO, UJUNGJARI.COM — Panitia Muktamar As’adiyah XV berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo memberikan dukungan penuh terhadap acara tersebut sehingga bisa berjalan baik dan sukses.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Muktamar As’adiyah XV, H Bunyamin Yapid LC MH kepada sejumlah media, Selasa malam, 22 November 2022.
“Yah, panitia harap kepada Pemkab Wajo agar bisa memberikan bantuan, termasuk operasional pengamanan Muktamar,” ujarnya.
Owner An-Nur Maarif itu mengaku panitia tetap optimis bisa melaksanakan Muktamar As’adiyah XV dengan baik.
“Artinya, panitia sangat siap. Namun kami ingin Pemkab Wajo memberikan bantuan yang besar bukan kecil, sebab ponpes As’adiyah peranannya sangat luar biasa pada ummat bangsa dan negara,” tuturnya.
Lebih jauh, alumni lulusan Cairo Mesir itu mengungkapkan bawah 93 tahun As’adiyah membina ummat dan juga itu adalah emrio atau cikal bakal pesantren yang ada di Sulsel bahkan Indonesia Timur pada umumnya.
Dikatakannya, di Wajo sebagaimana diketahui ada isi perut buminya GAS yang tidak dimiliki daerah lain, artinya kalau berdasarkan petunjuk Al-Qur’an, al a’raf 96,
Jika penduduk satu daerah bertaqwa, Allah akan membukan pintu-pintu berkah langit dan bumi.
“Artinya 93 tahun yang lalu sampai saat ini para ulama As’adiyah aktif mengajarkan ayat-ayat Allah dan sunnah Rasulullah ajaran Islam,” ungkapnya.
“Insya Allah mungkin itu menjadi sebab berkah dari bawah tanah muncul gas,” tambahnya.
Sementara itu, saat rapat gabungan bersama Pemda dan Porkofinda Wajo dan pengurus pusat As’ adiyah dan panitia muktamar, Ketua panitia Muktamar As’adiyah memberikan laporan kesiapan panitia muktamar lewat zoom, dalam laporan ketua panitia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Wajo, Sekda, Dandim, Kapolres, Wakil Ketua umum dan pengurus pusat As’adiyah dan panitia muktamar.
Saat itu, Ketua Panitia memohon maaf karena hanya bisa ikut rapat lewat zoom karena masih di Makassar juga menyiapkan urusan muktamar, dan berterima kasih kepada pemda Wajo karena sudah luangkan waktunya untuk pimpin rapat gabungan tersebut. (*)
