MAROS, UJUNGJARI.COM — Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Sulsel bereuni dengan mengusung tema Trembesi. Reuni ini dipusatkan di Brigif Para Raider 3/TBS, Kariango kabupaten Maros, pada Selasa (6/12//2022) kemarin.
Reuni para mantan prajurit yang tergabung pada PPAD ini diikuti juga para prajurit aktif serta tim komoditas lainnya. Mereka menyatu dalam aksi penanaman bibit pohon trembesi. Kegiatan yang sama pernah dilakukan pada 2006 lalu.
Letjen TNI (Purn) Dr (HC) Doni Mordono pada acara tersebut mengatakan kegiatan reuni yang digelar ini adalah rangkaian persiapan perayaan HUT Brigade Linud Kostrad Kariango yang akan dihelat pada 9 Desember 2022 mendatang.
Doni Murdono mengatakan, kegiatan reuni ini juga merupakan ajang silaturahmi serta upaya pantauan bersama hasil upaya program penghijauan ketika dirinya menjabat sebagai komandan Kostrad pada 2006 silam.
“Saat ini kami bersama para prajurit didukung pemerintah dan pengusaha telah menanam pohon trembesi di sekitaran Komando Cabang Strategi Angkatan Darat Linud Kostrad. Kegiatan penanaman pohon trembesi melibatkan banyak pihak sehingga kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan program yang sudah ditentukan, ” jelas Doni.
Doni juga menyebutkan saat itu
banyak program yang terlaksana dengan baik salah satunya upaya penghijauan daerah tandus di Sulawesi Selatan termaksud di sekitar Bandara Sultan Hasanuddin, kawasan PT Semen Tonasa dan Bosowa serta daerah gersang lainnya.
“saat saya menjabat sebagai Komandan Brigif Linud Kostrad saya beserta tim penanaman pohon trembesi telah menanam sekitaran 5.000 bibit trembesi,” kenang Doni.
Diakui Doni, penanaman trembesi ini menjadi pilihan karena pohon tersebut sangat bermanfaat dibanding pohon jenis lainnya. Doni pun menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya pada sosok Andi Tenri Onigappa yang selama ini banyak berperan membantu para PPAD dalam penyediaan bibit trembesi yang telah ditanam di beberapa wilayah di dalam maupun luar Sulsel.
“Hingga akhir hayat beliau kami selalu mengenang sosok Andi Tenri Onigappa yang selama ini mendukung program penghijauan yang dilakukan PPAD,” tambah Doni.
Salah seorang prajurit Kostrad Wayan mengaku diawal masa program penghijauan yang dijalankan PPAD ini semula dianggap mustahil bisa berhasil. Namun ternyata program tersebut berjalan baik dan kini Kariango sebagai markas komando Kostrad sudah hijau dibanding dulu yang kering dan tandus.
”Kami para prajurit yang aktif tetap memperhatikan pohon yang ditanam agar bisa tumbuh dengan subur dan alhamdulillah kami sudah rasakan manfaatnya sekarang,” ujar Wayan.-
