TAKALAR, UJUNGJARI— Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan tingginya intensitas hujan menyebabkan tanggul penahan ombak di Desa Taipa, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, rusak parah akibat diterjang gelombang air laut, Sabtu (24/12/2022) sekira pukul 21.00 Wita.
Dua dusun di Desa Taipa, yakni Dusun Lemponga dan Dusun Taipa, tak terelakkan dari bencana banjir akibat rusaknya tanggul yang mengakibatkan air laut meluap. Tak hanya itu, cuaca ekstrem itu juga telah merusak beberapa ruas jalan Desa sepanjang kurang lebih satu Kilometer (Km).
Atas kejadian tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, Nuriksan Nurdin bersama tim langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan tindakan penanganan kedaruratan bencana yang diperlukan.
“Begitu kami dapat laporan dari warga bahwa ada banjir di Desa Taipa, tepatnya di Dusun Lemponga dan Dusun Taipa, kami langsung turun ke lokasi kejadian guna melakukan penanganan kedaruratan bencana yang diperlukan. Alhamdulillah, karena dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Nuriksan juga mengimbau kepada warga Desa Taipa khususnya di Dusun Lemponga dan Dusun Taipa, agar bersabar atas kejadian ini dan tetap waspada. “Takutnya ada banjir susulan, karena cuaca saat ini belum stabil. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi tanggul yang rusak,” terangnya.(*)
