GOWA, UJUNGJARI.COM — Potensi bumi Kabupaten Gowa memang tak diragukan khususnya komoditas kopi. Terbukti Kabupaten Gowa sudah lima tahun join kerjasama dengan pengusaha Australia dan Amerika melalui ekspor kopi Topidi yang merupakan biji kopi berkualitas yang berasal dari kampung Topidi, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong.
Dengan menggandeng dua pengusaha kopi di pulau Jawa yaknu Toduri Kpoi dan Sucavina Bandung, kopi Topidi yang produksi oleh Halim Daeng Balengkang, warga Parangmaha Topidi, Kelurahan Bontolerung ini akhirnya Kabupaten Gowa pun menjadi terkenal di negara Aussi dan Amrik tersebut.
Hal ini dibenarkan Lurah Bontolerung Muh Ramli Kio. Saat dihubungi Beritakota Makassar, Sabtu (14/1) lalu, Ramli mengatakan produksi kopi Topidi kini menjadi brand terkenal di Sulawesi Selatan bahkan luar Sulawesi.
Olahan kopi Topidi ini pula bahkan sudah merambah cafe-cafe bernama di wilayah Bandung dan Jakarta.
“Apalagi Halim Daeng Balengkang ini masuk dalam 36 produsen biji kopi terbaik di Indonesia yang maju mewakili Indonesia ke penilaian International Cup of Excellence (COE). Ini sungguh luar biasa. Kita semua warga Bontolerung berharap pak Halim ini bisa berhasil di ajang tersebut. Mari kita doakan bersama. Selangkah lagi kita menunggu hasil penilaian juri international.
Semoga kopi Topidi Bontolerung dapat mengharumkan nama Gowa, Sulawesi Selatan dan Indonesia di COE itu, ” kata Lurah Bontolerung.
Sementara itu Halim Daeng Balengkang kepada media menjelaskan bahwa kopi Topidi yang diproduksinya baik dalam. Bentuk olahan bubuk kemasan maupun dalam bentuk biji, telah dikenal di mancanegara pasca ekspor perdana lima tahun lalu.
Halim Balengkang yang juga adalah ketua kelompok tani Parangmaha Topidi yang membina 25 orang petani kopi ini telah berhasil melakukan ekspor selama lima tahun berjalan ini. Dalam per tahunnya kolaborasi Halim bersama pihak Toduri Kppi dan Sucavina Bandung mengekspor 8 ton. Ekspor ke luar negeri ini telah dilakoni Halim sejak tahun 2017.
“Alhamdulillah ekspor kita ini sudah masuk tahun ke enam setelah kami memulai pada 2017 lalu. Semoga selalu dilancarkan dan semoga produksi kopi di Topidi selalu baik dan lancar, ” kata Halim Balengkang yang ditemui di sela pameran UMKM yang digelar Kodim se jajaran Kodam XIV Hasanuddin serangkaian kunker KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman pada 12 Januari 2023 di Istana Tamalate Gowa. Bahkan Jenderal Dudung sempat menikmati racikan kopi Topidi dari barista Pit Stop Coffee Malino, Yudith.
Halim Balengkang pun berharap doa dan dukungan masyarakat Gowa dan Pemerintah Kelurahan Bontolerung, Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong dan Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendukung penuh agar kopi Topidi bisa masuk dalam 36 produsen biji kopi terbaik di Indonesia di event COE internasional tahun ini.
Camat Tinggimoncong Iis Nurismi sangat mengapresiasi upaya UMKM Kopi Topidi Halim Balengkang tersebut. Iis mengaku, kegigihan Halim Balengkang telah memotivasi para petani kopi di Tinggimoncong untuk bekerja maksimal memproduksi kopi-kopi pilihan di Tinggimoncong secara khusus dan Gowa secara umum.
“Semoga upaya yang diperlihatkan pak Halim Balengkang ini menjadi motivasi bagi para petani kopi lainnya untuk terus mengembangkan potensi kopi di Bontolerung bahkan di Tinggimoncong ini, ” sebut Camat Tinggimoncong. –
