MAKALE, UJUNGJARI–Ketua komisi III DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, Kamis (23/2) pimpin Rapat Kerja (Raker) dengan tiga OPD mitra kerjanya, Dinas PUPR, PRKP, dan Bappeda.
Raker bahas pengawasan dan evaluasi proyek tahun 2022 lalu, tidak selesai tepat waktu dan kena denda.
Yakob Tipa Kadis PUPR, Daud Balalembang Kadis PRKP, dan Fransinetty Restu Kepala Bappeda, silir berganti menyampaikan progres proyek di kelola tahun 2022 lalu.
Yakob Tipa jelaskan, proyek infra struktur pariwisata Ollon tidak selesai tepat waktu, sudah pasti didenda, namun masih ada tenggang waktu hingga April 2023 untuk menyelesaikan pekerjaan.
Proyek Ollon dapat dana hibah dari Gubernur Sulsel dua tahun berturut-turut 2022 dan 2023 dikebut penyelesaiannya hingga April 2023, sebab masih ada pekerjaan lanjutan.
Senada Daud Balalembang dari PRKP jelaskan progres proyek dikelola PRKP secara keseluruhan sudah 80 persen termasuk realisasi keuangan.
Pihak PRKP sudah wanti- wanti PPK dan konsultaan perhatikan tenggang waktu pengerjaan proyek. Demikian pula proyek air baku Parodo, melayani kecamatan Saluputti, Rembon, Malimbong Balepe, dan Rantetayo, PRKP hanya pendamping. Namun disyukuri sebab progres proyek air baku sudah 95 persen, ujar Daud.
Kendek Rante pasca Raker kepada media ini katakan, raker ini hari wujud pengawasan dan evaluasi dewan proyek jalan tahun 2022 lalu.
Komisi tiga akan turun lapangan meninjau laporan dari para kadis, benarkah progres tercapai sesuai presentase,” ujar Kendek Rante. (agus)
