GOWA, UJUNGJARI.COM — Bab kesucian yang keberadaannya saat ini viral di kalangan masyarakat maupun di medsos kini masih dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Gowa bersama jajaran Forkopimda serta MUI dan Kemenag.
Hanya saja untuk tindak lanjut penanganannya menurut Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kepada media saat ditemui di Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo Caddika, Selasa (20/2) lalu, pihaknya masih menunggu keputusan dari Tim Pakem yang merupakan kewenangan Kejaksaan Negeri Gowa.
“Kita ikuti apa yang menjadi kesepakatan dari MUI. Dan kemarin kita sudah rapat Pakem di kantor Kejaksaan Negeri Gowa dihadiri Direktur B Jaksa Agung Muda Intelejen Kejakgung RI juga. Pada rapat itu kita sudah sepakati beberapa poin. Dan sekarang kita sisa tunggu hasilnya dari Tim Pakem karena Kejaksaan yang punya kewenangan itu. Jadi kita menunggu tindak lanjut keputusan dari Tim Pakem. Hasilnya itulah yang akan kita tindaklanjuti nanti, ” kata Bupati Gowa.
Ditanya soal penanganan masalah bab kesucian yang dilakukan pimpinan Yayasan Nur Mutiara Makfrifatullah (NMM) tersebut, Adnan menambahkan pada prinsipnya pembinaan tetap harus dilakukan.
“Kan dari awal kita sudah sepakat dengan Forkopimda untuk melakukan konfirmasi langsung ke yayasan tersebut sehingga juga kita sepakat bahwa jangan dulu dibubarkan langsung sebelum pemahamannya yang keliru itu diluruskan. Sebab siapa yang akan jamin, karena kalau dibubarkan begitu saja tidak menutupkemungkinan pengikutnya akan kembali mengajarkan ajarannya itu di wilayah masing-masing. Inilah yang kita hindari. Makanya kalau bengkok harus diluruskan dulu. Biarkan mereka kembali ke jalan yang benar dulu. Karena itu tidak usah ditutup yayasan itu sebab banyak kepala keluarga dan anak-anak terlantar yang ditanggung hidupnya oleh yayasan itu. ” kata Adnan.
Bupati Gowa pun mengajak untuk tetap dilakukan pembinaan. ” Sekarang kita menagih Kemenag dan MUI. Yang kita tagih ke Kemenag dan MUI adalah mana perencanaannya untuk membuat yang menyimpang ini menjadi lurus sehingga jadi konkrit dan itu sudah kita sampaikan dari awal, ” tandas Bupati Gowa. –
