Site icon Ujung Jari

Makam Pejuang Kemerdekaan Kanor Lubis Dipindahkan dari TPU Sudiang ke TMP

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

Salah satu bentuk penghargaan negara yang diberikan kepada para pejuang kemerdekaan adalah membangun makam khusus yang disebut Taman Makam Pahlawan.

Penghargaan tersebut pun diberikan kepada pejuang veteran kemerdekaan almarhum H Kanor Lubis yang meninggal pada 21 Februari 1999 silam.

Awalnya, almarhum dimakamkan di TPU Sudiang. Namun sesuai dengan pesannya, jika meninggal, beliau ingin dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

Atas wasiat tersebut, keluarga almarhum pun mengajukan prosesi pemindahan makam almarhum ke Taman Makam Pahlawan Panaikang.

“Alhamdulillah, prosesnya cukup singkat. Hanya sekitar sebulan, kuburan Bapak dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Panaikang ini,” tutur Hj Kun Marlina Lubis, anak tertua almarhum.

Kun mengaku waktu melaporkan ke pihak Kodim terkait pengusulan pemindahan makam almarhum, keluarga sempat ditegur, kenapa lalai (terlambat) melaksanakan amanah almarhum.

“Alhamdulillah, kami sudah selesaikan amanah almarhum. Beliau memang berpesan kalau meninggal, beliau adalah seorang pejuang kemerdekaan. Beliau memang berhak untuk dimakamkan secara kenegaraan,” ungkap Kun.

Dia mengaku bangga menjadi seorang anak pejuang kemerdekaan yang selama hidupnya aktif dalam kegiatan perjuangan.

“Beliau sejak dari tentara pelajar terus berjuang hingga menjadi veteran, tetap aktif. Alhamdulillah, kami kompak bersaudara mewujudkan amanah Bapak,” tuturnya.

Prosesi pemindahan kerangka almarhum dari TPU Sudiang ke Taman Makam Pahlawan dilakukan secara militer, pada Rabu (1/2) disaksikan beberapa anak, cucu, dan kerabat almarhum. Prosesi berjalan sangat khidmat.

“Memang Allah sudah berikan waktu yang tepat (proses pemindahan) tidak ada kata terlambat,” ungkap Kun.

Almarhum H Kanor Lubis lahir pada 19 April 1929. Memiliki enam anak dan 12 cucu. Salah satunya adalah Rektor Universitas Patria Artha, Bastian Lubis.

Semasa hidup, almarhum merupakan tentara keamanan rakyat, veteran pejuang kemerdekaan yang memiliki sejumlah tandas jasa dan gelar kehormatan. (rhm)

Exit mobile version