Site icon Ujung Jari

21 Motor Pelayanan Diserahkan BPS di Puncak IMT

RANTEPAO, UJUNGJARI-–  Sebanyak 21 motor untuk pelayanan diserahkan kepada pendeta dan pengurus Nahnatul Ulama, Sabtu (18/3) di puncak perayaan 110 tahun Injil Masuk Toraja, di pelataran Tongkonan Sangulele BPS Geraja Toraja di Rantepao.

Giat ini digelar selama 10 hari perayaan IMT. Juga djlakukab bedah 110 rumah warga Toraja kurang mampu kerjasama panitia dan TNI Polri.

Perayaan IMT tahun ini terbilang sukses diikuti 1 lebih dari 6 wilayah klasis gereja Toraja, terang ketua panitia pelaksana (Panpel) Djekson Mari kepada awak media.

Menurut Djekson, perayaan 110 tahun esensinya berdampak, termasuk pemberdayaan. Badan Pekerja Sinode (BPS) masih punya tugas menindaklanjuti program belum tuntas selama perayaan IMT, termasuk pemberdayaan UMKM.

Pemda Toraja Utara hendaknya berperan dan bergerak cepat sebab sudah ada ruang untuk melalukan pembinaan berkelanjutan, ujar Djekson.

Djekson tidak menampik IMT tahun ini dirayakan warga Sangtorayan tanpa sekat melibatkan semua pihak. Ini bukti jika BPS membuka diri lebih luas dengan diserahkan satu unit motor kepada Nahdatul Ulama (NU) Toraja Utara.

Ini membuktikan kalau Toraja itu miniatur lintas agama, tidak heran kalau IMT disambut semua warga Sangtorayan dengan suka cita.

Ditambahkan Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso, perayaan IMT refleksi untuk mengenang peradaban berkaitan dengan keamanan.

IMT juga kita maknai model toleransi ditandai begitu antusias dan eporia masyarakat menyambut, singkat Eko Suroso (agus).

Exit mobile version