GOWA, UJUNGJARI.COM — Ratusan siswa SMPN 2 Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa diajari dan dididik memiliki sikap disiplin dan bela negara.
Pendidikan wawasan kebangsaan ini dilakukan jajaran Koramil 1409-03 Bontomarannu melalui dipandu Danposramil Pattallassang Pelda Ihsanul didampingi Babinsa Serka Baharuddin. Pendidikan memasuki tahun ajaran baru 2023 ini berlangsung di halaman SMPN 2 Pattallassang, Rabu (12/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, para siswa dilatih cara berbaris yang rapi serta ditanamkan sikap disiplin dan sikap bela negara.
Danposramil Pattallassang Pelda Ihsanul mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya memberikab materi mengenai wawasan kebangsaan kepada para siswa.

“Kami bekerjasama pihak sekolah memberikan pendidikan wawasan kebangsaan ini dengan tujuan agar para siswa kelak menanamkan sikap disiplin dan bela negara yang tentunya akan menanamkan rasa cinta tanah air. Jadi diharapkan para siswa sejak dini menanamkan rasa bangga dan cinta tanah airnya, ” kata Pelda Ihsanul.
Dalam kegiatan ini juga, personel TNI AD ini memberikan pengetahuan tambahan tentang tata cara atau peraturan baris berbaris (PBB).
“Jadi harapan kami melalui materi PBB ini sikap disiplin serta sikap bela negara akan terus terpatri dalam jiwa anak-anak. Memiliki jiwa ksatria, pemberani dan punya mental kuat menghadapi masalah apapun di lingkungan sekolahnya, ” papar Pelda Ihsanul.
Ditambahkan Serka Baharuddin, pemberian materi wawasan kebangsaan kepada siswa ini sebagai upaya menumbuhkan perilaku positif sesuai dengan pendidikan karakter di Indonesia dan juga agar para siswa mengenali potensi diri begitupun pihak sekolah mampu mendeteksi potensi diri para siswanya.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Pattallassang Mapparuntu didampingi salah satu guru Trisnawati sangat mengapresiasi kegiatan pembekalan yang dilakukan TNI tersebut.
Menurut Mapparuntu, seluruh kegiatan pembekalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian masa pengenalan sarana dan prasarana sekolah.
” Harapan kami seluruh siswa yang ada khususnya siswa baru (kelas 1) bisa menjadi siswa berdisiplin tinggi sejak dini sebelum ke jenjang pendidikan lebih di atasnya lagi. Kegiatan ini memang sudah menjadi protap setiap kali dilakukan pembinaan bagi siswa baru, ” kata Mapparuntu. –

