Site icon Ujung Jari

Program Bansos Sumur Bor Kodam XIV Mulai Jalan, Dua Titik Dibangun Malakaji

GOWA, UJUNGJARI.COM — Pertengahan tahun 2023 ini bumi dilanda kekeringan yang cukup tinggi. Hal itu disebabkan akibat gelombang panas dampak Elnino yang melanda akibatnya sejumlah negara khususnya beriklim tropis dan sub tropis mengalami dampak yang cukup riskan.

Di sana sini kekeringan terjadi. Menguras resapan air tanah habis tanah retak-retak karena air resapan menghilang. Bahkan sumur-sumur dan sumber mata air habis di beberapa wilayah seperti di Sulsel. Beberapa daerah dilanda kekeringan. Salah satunya adalah di Kabupaten Gowa.

Beberapa kecamatan di daerah ini dilanda kekeringan yang cukup signifikan. Di Gowa ada empat kecamatan yang alami kekeringan tersebut, seperti Bontonompo, Pattallassang, Manuju dan Parangloe. Karenanya pihak Pemerintah Kabupaten Gowa melalui layanan air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Jeneberang dengan mengerahkan dua mobil tangki air bersih ke titik-titik kekeringan.

Bukan hanya pihak Pemkab Gowa yang bergerak. Tapi kepedulian ini juga muncul dari kalangan TNI AD serta Kepolisian. Dua institusi ini telah membuat gebrakan mengatasi kekeringan dengan membuat sumur bor di area pemukiman warga yang mengalami kekeringan. Kalau Kepolisian dalam program Polri Peduli Lingkungan maka TNI dalam program 1.000 Sumur Bor.

Khusus TNI, penanganan kondisi kekeringan dilakukan jajaran Kodam XIV Hasanuddin melalui Kodim masing-masing wilayah.

Terkait program ini, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso kepada media di sela kegiatan penyerahan Bansos Paket Sembako kepada 100 warga kurang mampu di Dusun Bontojai, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Jumat (29/9/2023) mengatakan, Kodam XIV Hasanuddin kini telah menggiatkan program pembuatan sumur bor. Dalam 2023 ini sebanyak 1.000 sumur bor akan dibuat.

Sebelumnya, pihaknya bekerjasama dengan Pemprov Sulsel sudah menyiapkan pembuatan 30 sumur bor dan ini sudah berjalan dan dibarengi dengan mensuplai air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan.

“Ya sudah ada kita bikin 30 sumur bor dan itu tersebar di beberapa titik di wilayah Sulsel, termasuk dua titik kita buat di wilayah Malakaji (Kecamatan Tompobulu). Berikutnya kita merencanakan bersama Pemprov Sulsel juga yakni pembuatan 1.000 sumur bor dalam waktu dekat, ” kata Pangdam XIV Hasanuddin didampingi Dandim 1409 Gowa Letkol Inf Muh Isnaeni Natsir.

Sementara khusus sumur bor di Gowa juga akan dilakukan bekerjasama dengan Pemkab Gowa.

Diakui Mayjen TNI Totok Imam Santoso bahwa yang dilakukan TNI ini sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat mengatasi kekeringan saat ini.

Terkait rencana pembuatan sumur bor beranggaran BTT (biaya tak terduga) dari Pemkab Gowa, Pangdam XIV Hasanuddin mengatakan, untuk yang rencana kerjasama dengan Pemkab Gowa ini, pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari Bupati Gowa.

“Kemarin Bupati Gowa sudah telpon saya, namun realitanya belum. Tapi mudah-mudahan pak Bupati segera komunikasi dengan saya sisa nanti saya perintahkan Kodam dan Kodim untuk membantu pembuatan sumur bor itu. Di luar rencana itu, kita sudah buat dua sumur bor di daerah Malakaji. Kita tidak ada target untuk berapa jumlah sumur bor, pokoknya kalau ada dana kita pasti bikin sumur bor. Intinya kita tidak ingin masyarakat susah, ” kata Pangdam XIV Hasanuddin lagi. –

Exit mobile version