ikut bergabung

Polda Sulsel Membangun Keharmonisan Masyarakat Melalui Program “Sabarata Komandan” di Bulan Suci Ramadhan

Opini

Polda Sulsel Membangun Keharmonisan Masyarakat Melalui Program “Sabarata Komandan” di Bulan Suci Ramadhan

Oleh: Ahmad Razak
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar

BULAN suci ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan berbagi dan juga merupakan momentum untuk merajut ukhuwah dan sinergi demi terciptanya harmonisasi dalam tatanan kehidupan social kemasyarakatan.

Kegiatan “SABARATA KOMANDAN”, yang melibatkan anggota Komando Sabhara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan di bawah komando Inspektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi, dalam konsumsi sahur bersama, merupakan langkah yang sngat tepat dalam membangun kedekatan dan kehangatan antara anggota polisi dan masyarakat.

Melalui pelaksanaan program sahur bersama yang rutin dilakukan dari Sabtu hingga Minggu dini hari selama bulan Ramadan, suasana yang menyenangkan diciptakan, polisi didekatkan dengan masyarakat secara berkala.

Melalui eksekusi program ini, partisipasi tidak hanya terbatas pada petugas polisi namun melibatkan seluruh elemen masyarakat dengan bekerja sama melalui administrator sosial media dan juga konten kreator Kota Makassar.

Lembaga kepolisian yang merupakan pengayom masyarakat memiliki peranan penting dalam mempertahankan kelekatan ini. Hal ini menjadi jawaban bahwa Institusi kepolisian telah berhasil menerapkan keterampilan mereka dalam program SABARATA KOMANDAN untuk memeriahkan bulan suci Ramadan demi meningkatkan kebersamaan antar penegak hukum dan masyarakat.

Beberapa keterampilan yang dilakukan adalah, kemampuan komunikasi yang baik, beradaptasi dengan cepat, dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. Keterampilan ini diharapkan bisa memudahkan anggota kepolisian dalam menciptakan situasi yang harmonis di tengah masyarakat pada waktu yang sangat tepat, bulan suci Ramadan.

Baca Juga :   Catatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022: Ubah Hari Menjadi Gerakan

Melalui pelaksanaan program ini, berbagai spesialisasi lokal telah disediakan bagi para masyarakat. Makanan khas Sulawesi Selatan seperti Songkolo Zakaribo, Nasu Likku Cuke, dan Nasi Kuning Buset Brocilk adalah contoh-contoh dari spesialisasi lokal ini.

Makanan yang disediakan berkontribusi pada tujuan program untuk membina rasa kebersamaan dan keaslian di antara masyarakat Kota Makassar.

Selain itu, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan juga menyebarkan menu berbuka puasa keliling kepada tahanan, petugas polisi, dan masyarakat sekitar di dekat kantor polisi Kota Makassar.

Tindakan pemberian ini memperlihatkan sifat empatik kepolisian, mereka berusaha untuk memastikan bahwa tidak ada yang kelaparan atau terlupakan selama bulan suci Ramadan.

dibaca : 21

Laman: 1 2



Komentar Anda

Berita lainnya Opini

Populer Minggu ini

Arsip

To Top