ENREKANG,UJUNGJARI.COM–Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk Iduladha 2025 ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Sapi tersebut memiliki berat 823 kilogram atau nyaris satu ton.
Sapi ini enjadi salah satu hewan kurban terbesar yang diterima masyarakat Enrekang pada perayaan Iduladha 2025. Jenis sapi tersebut merupakan hasil kawin silang antara sapi Limosin dan Sapi Bali.
Hewan ini dibeli langsung dari peternak lokal di Bunggawai, Kecamatan Anggeraja, Enrekang, dengan harga lebih dari Rp60 juta.
Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui pemberian sapi kurban ini. Ini menjadi momen berharga bagi masyarakat kami, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Andi Tenri kepada Tribun-Timur.com, Kamis (5/6/2025).
Ia juga menilai pembelian sapi dari peternak lokal memberi dampak positif bagi pelaku usaha peternakan di Enrekang.
“Yang lebih membanggakan adalah sapi ini berasal dari peternak lokal. Ini menunjukkan bahwa potensi peternakan di Enrekang memang diakui secara nasional, dan tentunya ini jadi motivasi bagi kami semua untuk terus mengembangkan sektor peternakan daerah,” tambahnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakin) Enrekang, Mursalim Bagenda, menyebut sapi tersebut telah melalui pemeriksaan ketat dan dinyatakan sehat serta layak dikurbankan.
“Kami memastikan sapi ini dalam kondisi sehat, layak, dan siap untuk dikurbankan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim dokter hewan kami, mulai dari fisik hingga riwayat kesehatannya,” jelas Mursalim.
Ia juga menegaskan, pemilihan sapi dari peternak lokal bukan hanya soal kualitas, tetapi juga bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Ini juga jadi bukti bahwa peternakan Enrekang sudah mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional,” pungkasnya.
Sapi kurban tersebut akan diserahkan ke pengurus Masjid Nurul Fatah Cakke, Lakawan, Kecamatan Anggeraja, dan disembelih pada Hari Raya Iduladha. Daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, khususnya yang kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian sosial.
