GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 167 Koperasi Merah Putih (KMP) telah terbentuk di Kabupaten Gowa. Ratusan KMP ini tersebar di 167 desa kelurahan di Kabupaten Gowa.
Sekaitan terbentuknya 167 KMP ini, dilakukan Rakor Satgas Koperasi Merah Putih di aula Secata Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kamis (3/7).
Bupati Gowa Husniah Talenrang mengapresiasi terbentuknya Koperasi Merah Putih di 167 desa kelurahan ini. Husniah mengatakan, keberadaan 167 Koperasi Merah Putih menjadi langkah konkret pemerintah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
“Koperasi ini adalah sarana pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat, sehingga dengan adanya Satgas yang telah dibentuk, koperasi merah putih di Kabupaten Gowa dapat dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel sehingga memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” kata bupati.
Terkait pembentukan Satgas Koperasi Merah Putih dikatakan Husniah, mempunyai peran strategis dalam memastikan operasional koperasi berjalan lancar dan keberlanjutan agar terus mempunyai dampak yang positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa atau kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa.
“Satgas mempunyai peran strategis dalam mempercepat operasional, apalagi satgas terdiri dari beberapa organisasi perangkat daerah. Saya percaya dengan semangat kebersamaan, persatuan, kerja keras dan kinerja yang kuat antar SKPD dalam Satgas Koperasi Merah Putih akan menjadi penggerak utama kemajuan ekonomi wilayah kita,” kata Husniah.
Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk sebanyak 167 unit ini telah memiliki badan hukum, bahkan beberapa BUMN telah masuk dalam koperasi tersebut, seperti Pertamina Patraniaga (pangkalan gas), PT Pos Indonesia, Bulog, Himbara dan Kimia Farma.
Koperasi Merah Putih merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa/kelurahan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong, kemandirian dan kepemilikan bersama.
Koperasi ini dibentuk untuk memberdayakan desa dan kelurahan, dengan memanfaatkan potensi lokal, dan menciptakan struktur ekonomi yang dikelola oleh dan untuk masyarakat. –
