TAKALAR, UJUNGJARI--Kemitraan antara pers dan pemerintah daerah adalah hubungan kerja sama kemitraan, di mana pemerintah daerah memanfaatkan media massa untuk menyebarkan informasi publik dan program-program pembangunan, sementara media massa mendapatkan kesempatan untuk menjalankan fungsi kontrol dan mendapatkan sumber berita. Demikian point penting pembicaraan hangat antara Komisaris Utama Fajar Group, Zulkifli Gani Ottoh bersama Bupati Takalar Daeng Manye, belum lama ini.
Menurut Daeng Manye, kemitraan diatur dalam berbagai peraturan daerah, termasuk pedoman kerjasama publikasi dan tim verifikasi media.
Pentingnya kemitraan dan
penyebaran informasi, terkait kebijakan, program, dan kegiatan kepada masyarakat dan pembangunan daerah.
“Media massa berperan penting dalam mengawal dan menyukseskan pembangunan daerah dengan memberitakan berbagai kegiatan dan isu strategis,” tegas Daeng Manye.
Menurutnya, sinergitas dan kemitraan antara media massa antara, bukan hanya dilakukan dengan media Fajar Group, akan tetapi tidak terbatas pada media massa lainnya, baik cetak maupun elektronik.”Kami akan melakukan komunikasi aktif dengan berbagai media, baik cetak maupun elektronik dalam mendukung program program pembangunan di Kabupaten Takalar.
Pak Zul ini teman dan sahabat lama saya sewaktu masih dinas sebagai Kadivre PT Telkom di Makassar, beliau banyak membantu saya,” jelas Daeng Manye.
Sementara itu, Komut Fajar Group, Zulkifli Gani Ottoh menegaskan, kontrol dan transparansi juga memungkinkan media untuk menjalankan fungsi kontrol terhadap kinerja pemerintah, menjaga transparansi.”Kemitraan yang baik mendorong peningkatan profesionalisme media dan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Pola kemitraan wujudnya adalah maju dalam kemitraan,” tegas Zugito. (*)
