Site icon Ujung Jari

Pemkab Luwu Gandeng Pusjar SKMP LAN Cetak ASN P3K Unggul dan Siap Hadapi Tantangan Global

MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Pemerintah Kabupaten Luwu kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya aparatur yang unggul dan berdaya saing. Ini ditandai dengan penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Gelombang II di Aula Hasanuddin, Kampus Pusjar SKMP LAN, Jalan Raya Baruga, Makassar, Senin (04/08/2025).

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Luwu, Nuralia, SE., M.Si dalam laporannya menyebutkan orientasi ini diikuti 295 orang peserta P3K yang telah lolos seleksi formasi tahun 2023. Rinciannya 50 orang tenaga pendidik, 102 orang tenaga medis, dan 143 orang tenaga teknis.

Nuralia menambahkan orientasi diselenggarakan dalam dua tahap. Pertama, pembelajaran klasikal berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2025, bertempat di Kampus Pusjar SKMP LAN. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pembelajaran mandiri secara daring pada 11–15 Agustus 2025 pada instansi masing-masing.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kabupaten Luwu, Drs. Muh. Rudi, M.Si., dalam sambutannya menyorotipenting pada aspek strategis pengembangan SDM.

Ia membuka pernyataannya dengan menyinggung data statistik yang menunjukkan bahwa mayoritas ASN di Indonesia saat ini adalah perempuan. Fakta tersebut, menurutnya, memperlihatkan wajah baru birokrasi yang lebih beragam dan inklusif.

“Alhamdulillah, pagi ini kita berkumpul dalam semangat yang sama, menjalankan Orientasi P3K Kabupaten Luwu Gelombang II. Ini adalah sebuah kolaborasi terbaik yang bisa kami bangun bersama Pusjar SKMP LAN RI. Dan saya percaya, titik awal perbaikan birokrasi kita memang dimulai dari kampus ini,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan orientasi ini adalah bagian dari visi besar Pemkab Luwu dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan berdaya saing.

“Fokus kita hari ini adalah pembangunan SDM. Orientasi ini akan menjadi fondasi menuju pelayanan publik yang prima. Saya yakin, dalam beberapa tahun ke depan, kita akan mulai merasakan dampaknya secara nyata—dampak positif yang akan mendorong Luwu menjadi kabupaten unggul di Indonesia,” tandasnya penuh keyakinan.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKMP LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, M.Si., menyampaikan pandangan menyeluruh mengenai peran ASN di era perubahan cepat dan kompleks. Ia menekankan bahwa status sebagai ASN tidak boleh berhenti pada legalitas administratif semata, tetapi harus dibarengi dengan komitmen untuk terus belajar, melayani, dan berinovasi.

“Menjadi ASN berarti menjadi pembelajar sepanjang hayat. ASN hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman, dari perubahan iklim birokrasi hingga ekspektasi publik yang semakin tinggi. Karena itu, kami memperkenalkan pendekatan ASN Corporate University (Corpu) sebagai fondasi pengembangan kompetensi secara menyeluruh,” ujar Aswad.

Konsep ASN Corpu yang ia tawarkan mengedepankan sistem pembelajaran berkelanjutan yang bersifat kolaboratif, berbasis pengalaman kerja, serta terhubung langsung dengan kebutuhan organisasi.

“Kami percaya bahwa organisasi publik hanya bisa bertahan jika kecepatan belajarnya melampaui kecepatan perubahan di luar. Seperti kata Reginald Revand, Learning inside must be equal to or greater than change occurring outside the organization, or the organization dies,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Aswad memberikan dorongan semangat kepada para peserta. “Selamat kepada saudara-saudari yang hadir pagi ini, tampil gagah dan anggun dalam seragam KORPRI. Jalani orientasi ini dengan penuh kesungguhan. Jadikan momen ini sebagai tonggak pertama untuk menghadirkan transformasi di instansi masing-masing,” katanya.

Sebagai simbol dimulainya kegiatan, para pejabat yang hadir secara resmi menyematkan tanda peserta kepada empat orang perwakilan. Penyematan ini merupakan peneguhan komitmen bersama untuk menghadirkan ASN unggul, adaptif, dan berintegritas demi pelayanan publik yang lebih baik.

(AdekamwaHumas Pusjar SKMP LAN)

Exit mobile version