Site icon Ujung Jari

Disperpusarsip Gowa Akan Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal 2025

GOWA, UJUNGJARI.COM — Puluhan pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, pustakawan hingga masyarakat umum mendaftarkan diri menjadi peserta bimbingan teknik (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal 2025.

Bimtek ini diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusarsip) Kabupaten Gowa sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan animo masyarakat untuk gemar membaca.

Dalam proses tahapan pelaksanaan bimtek ini, panitia pelaksana yang dimotori Bidang Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Perpustakaan Disperpusarsip Gowa telah membuka pendaftaran peserta sejak 28 Juli hingga 10 Agustus 2025 ini. Kemudian berlanjut pada tahap pengumpulan naskah untuk seleksi naskah bagi 60 peserta yang dijadwal sejak 11-16 Agustus.

Ketua Panitia Pelaksana Aswar Said yang juga adalah Kabid Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Perpustakaan Disperpusarsip Gowa, Selasa (12/8) mengatakan, bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal ini telah dijadwal serangkaian tahapan penugasan kepada peserta untuk tahap 1 dilakukan pada 20-29 Agustus, bimtek kepenulisan dan penugasan tahap 2 pada 1-10 September, dan bimtek kepenulisan serta penugasan tahap 3 sekaligus finalisasi naskah dilakukan 11-20 September. Sedang untuk pencetakan bukinya dilakukan pada 22 September hingga 22 Oktober mendatang.

“Ini bukan lomba menulis tapi merupakan pemberian pembekalan kepada 60 peserta terpilih. Jadi mereka diberi bekal pelatihan tentang teknik kepenulisan yang berkaitan dengan budaya lokal. Setelah mereka mengikuti pembekalan maka mereka akan membuat naskah sesuai tema budaya lokal yang telah kami siapkan. Kemudian naskah yang mereka buat dalam bentuk aneka tulisan bisa bentuk essai, sastra, cerpen, puisi dan lainnya, kemudian kami kumpulkan jadi satu buku, ” jelas Aswar.

Terpisah, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa Suhriati mengatakan, bimtek kepenulisan ini mengusung tema ‘Menulis dari Akar Budaya, Menggali Kearifan Lokal Gowa Lewat Kata’. Sementara subtemanya meliputi tulisan tentang sejarah Gowa, Kesenian Gowa, tradisi dan budaya Gowa, kuliner Gowa, tempat wisata Gowa dan legenda suatu tempat.

“Jadi naskah tulisan yang peserta buat itu dikumpulkan dan merupakan esai yang kemudian kita bukukan lalu dimasukkan ke Perpustakaan Nasional sebagai Antologi. Antologi itu adalah kumpulan karya tulis bisa berupa karya sastra seperti puisi, cerpen, drama atau esai yang disusun dan diterbitkan dalam satu buku atau publikasi. Karya-karya ini bisa ditulis oleh satu orang atau beberapa orang, ” kata Suhriati.

Ditambahkan Suhriati, manfaat yang diperoleh peserta dari kegiatan bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal ini adalah peningkatan keterampilan menulis, wawasan dan pengetahuan baru, jaringan dan komunitas, peluang publikasi karya dan motivasi untuk terus berkarya.

Untuk petunjuk teknis kegiatan bimtek ini dapat dilihat melalui link: https://s.id/ketentuanpenulisan2025 dan untuk pengiriman naskah yang ditulis melalui link: https://s.id/kepenulisangowa2025 . –

Exit mobile version