MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Prof dr Budu, PhD, SpM(K), M.MedEd, mendaftar sebagai kandidat Rektor Unhas periode 2026-2030.
Mantan Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas periode 2022-2026 itu mendatangi lokasi pendaftaran yang berlokasi di Gedung Rektorat Unhas Lantai 4, Jumat (22/8/2025).
Berbeda dengan Prof Jamaluddin Jompa yang didampingi para dekan dari berbagai fakultas di Unhas saat mendaftar pada Senin (11/8/2025) lalu, Prof Budu didampingi oleh isteri dan anak-anaknya.
Selain itu, sejumlah guru besar juga tampak hadir. Diantaranya Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) periode 2022–2026, Prof. Yusran Jusuf, yang juga mantan Dekan Fakultas Kehutanan.
Turut hadir pula mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Prof. Dr. Armin Arsyad, mantan Dekan Peternakan, Prof Lelah Rahim bersama Prof. Akbar, Prof. Harun, Rahmat Muhammad, dan sejumlah dosen Pascasarjana Unhas.
Berkas pendaftaran sekaligus dokumen penting lainnya diserahkan langsung ke
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unhas, Prof. Dr. drg. Hasanuddin Tahir, MS., Sp.Perio(K).
Dokumen-dokumen yang diserahkan Prof Budu langsung diverifikasi oleh panitia pemilihan rektor.
Ada 12 item dokumen yang menjadi persyaratan untuk maju dalam kontestasi orang nomor satu Kampus Merah.
Seluruh dokumen yang diverifikasi dinyatakan sah dan memenuhi syarat untuk maju dalam pemilihan rektor Unhas.
“Hari ini adalah Hari Jumat penuh berkah. Semoga di hari baik ini, niat kita untuk mengabdi di Unhas sebagai rektor diijabah oleh Allah,” ungkap Prof Budu.
Prof Budu lahir di Maros, 31 Desember 1966. Karier akademiknya berlapis, dari direktur akademi kebidanan, ketua laboratorium, hingga memimpin beberapa fakultas. Ia pernah menjabat Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan Internasional (2014–2018), kemudian menjadi Dekan Fakultas Kedokteran (2018–2022), dan kini menjabat Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas.
Prof Budu merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Unhas (1993), kemudian melanjutkan program doktoral di Toyama Medical University, Jepang, dan lulus pada 2002. Ia juga menyelesaikan pendidikan spesialis mata (2004), fellowship vitreoretinal surgery di FK UI (2004–2005), serta meraih gelar Master in Medical Education dari UGM (2012). (rhm)
