GOWA, UJUNGJARI.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia (Menko Pangan) Zulkifli Hasan langsung menyebutkan memberikan beasiswa satu tahun untuk masing-masing tiga bocah yang viral saat HUT RI ke-80 lalu.
Ketiga bocah viral itu yakni dua bocah masing-masing Syamsul dan Aidil menjadi viral usai upacara pengibaran bendera merah putih di lapangan Sultan Hasanuddin, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Syamsul kelas 1 SD dan Aidil kelas 2 SD ini memunguti kue-kue sisa dalam dos kue yang disajikan kepada para undangan yang hadir upacara kemerdekaan dimana Bupati Gowa Husniah Talenrang tampil sebagai Irup.
Sedang bocah lainnya yakni Azzam yang sudah duduk di SMP ini viral lantaran aksi heroiknya memanjat tiang bendera saat tali bendera nyelip tak mau bergerak. Azzam lalu manjat tiang dan memperbaiki tali hingga akhirnya bendera merah putih yng dikibarkan di lapangan Malakaji, Kecamatan Tompobulu berkibar sempurna.
Karena aksi ketiga anak ini, jagat maya pun memujinya hingga akhirnya ketiga bocah ini diminta oleh Bupati Gowa dibawa ke kantornya pada Jum’at (22/8) kemarin.
Sambil berbincang-bincang dengan tiga anak yang didampingi masing-masing orangtuanya, Bupati Gowa Husniah Talenrang melakukan video call dengan Menko Pangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP PAN.
Aksi sosial ketiga anak Gowa ini pun viral dan hinggap di pemerintah pusat. Menko Pangan Zulkifli Hasan sangat melihat keberanian Azzam memanjat tiang bendera dan ketulusan Syamsul dan Aidil mengumpulkan kue sisa para tamu undangan HUT RI. Dan kue yang terkumpul bukan di makan sendiri atau dibawa pulang ke rumahnya tapi dibagikan kepada teman-temannya serta para tetangga rumahnya di kompleks Jl Agussalim, Sungguminasa.
“Mereka adalah anak-anak yang patut dicontoh. Sungguh luar biasa hebat. Ini memberikan inspirasi, kita senang anak-anak ini mengikuti teladan orang tua kita, dimana makanan tidak boleh disisakan. Mereka telah memberikan contoh, mengamankan makanan yang tidak habis dan dibagikan ke teman hingga tetangganya,” ungkap Zulkifli Hasan.
Zulkifli lewat vicall tersebut langsung meminta Bupati Gowa memberikan beasiswa kepada ketiga anak tersebut, masing-masing satu tahun. Zulkifli juga menegaskan ketiga anak itu akan dididik dengan baik dengan menyekolahkan mereka di SMA Kebangsaan milik Zulkifli yang berada di Lampung, Sumatera.
“Ibu Bupati Gowa kasi mereka beasiswa masing-masing setahun ya ibu, nanti setelah lulus SMP akan disekolahkan di SMA Kebangsaan Lampung, di sekolahan saya,” sebut Zulkifli.
Atas bantuan ini Syamsul, Aidil dan Azzam mengaku bahagia dan bersyukur mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Bupati Gowa Husniah Talenrang mengatakan kepedulian yang dilakukan oleh anak-anak kecil itu perlu diapresiasi, karena sejak dini mampu menanamkan sifat peduli terhadap sesama.
“Alhamdulillah anak-anak yang viral di hari kemerdekaan ini seperti Syamsul dan Aidil yang mengumpulkan kue utuh kemudian dibawah pulang dan dibagi ke teman dan tetangganya adalah niat yang sungguh baik, agar makanan ini tidak mubazir. Dua bocah ini telah menunjukkan rasa kebersamaan dan kepeduliannya terhadap orang lain dan itu terbentuk dari kecil,” kata Husniah.
Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas aksi anak-anak viral itu, maka Pemerintah Kabupaten Gowa kata Bupati Husniah akan memberikan beasiswa satu tahun kepada anak-anak tersebut dan memberikan bantuan lainnya kepada keluarga ketiga bocah.
“Ini adalah sifat terpuji, terimakasih kepada anak kita Azzam, karena dia upacara di Tompobulu bisa berjalan dengan sempurna. Dia anak hebat di hari kemerdekaan ini, semoga cita-citanya menjadi Polisi dapat terwujud. Dan Syamsul dan Aidil juga adalah bocah-bocah yang peduli sesama,” kata Bupati Gowa. –
