Site icon Ujung Jari

Strategi Tiga Pilar Ini Kunci Bupati Syaharuddin Jadikan Sidrap Ikon Lumbung Pangan Nasional 

SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Kabupaten Sidrap tidak hanya mencatatkan panen perdana di Bila Riawa, tetapi juga tengah memantapkan posisinya sebagai daerah penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan.

Lonjakan produksi 100 ribu ton beras hanya dalam setahun bukan sekadar angka statistik — melainkan hasil strategi pertanian terpadu yang dijalankan Bupati Syaharuddin Alrif.

Dalam suasana khidmatnya panen bersama petani dan masyarakat, Bupati menegaskan ada tiga Kunci Suksesnya keberhasilan pertanian di Sidrap yakni  Pupuk, Irigasi, dan Harga.

Bupati menjabarkan penerapan tiga pilar kebijakan pertanian dalam menggenjot produksi petani antara lain

Kebijakan mewajibkan kelompok tani memiliki timbangan sendiri memutus praktik pemotongan hasil yang sering merugikan petani.

1. Musim Tanam Ketiga dan Revolusi Benih

Langkah berikutnya adalah memaksimalkan musim tanam ketiga dengan:

Ini menjadi bukti Sidrap tidak sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan efisiensi produksi.

2. Pembangunan Holistik: Pertanian, Kesehatan, Pendidikan

Berbeda dengan pola lama, Syaharuddin mengintegrasikan pembangunan pertanian dengan pemerataan kesejahteraan:

3. Dampak Nasional

Dengan capaian ini, Sidrap perlahan meneguhkan dirinya sebagai lumbung pangan nasional.

Dalam konteks inflasi pangan dan ketahanan nasional, keberhasilan ini bisa menjadi model kebijakan pertanian terintegrasi bagi daerah lain. (Wan)

Exit mobile version