Site icon Ujung Jari

Kemensos-Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kampung Siaga Bencana (KSB) resmi terbentuk di dua kecamatan yang kerap menjadi langganan banjir, yakni Kecamatan Manggala dan Biringkanaya. Kampung Siaga Bencana tersebut merupakan program Kementerian Sosial namun pembentukannya difasilitasi Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial.

Bersamaan dengan terbentukkan KSB, juga dikukuhkan Relawan Siaga Bencana. Jumlah total 120 orang, terdiri dari 60 orang di Kecamatan Manggala dan 60 di Kecamatan Biringkanaya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, menjelaskan konsep KSB adalah memberikan pertolongan pertama dalam kebencanaan sebelum bantuan skala besar datang dari pusat atau provinsi.

Dua kampung KSB untuk dua wilayah kecamatan di Kota Makassar bentuk untuk memastikan warga siap menghadapi segala bentuk ancaman, terutama jika terjadi bencana. Mereka diajak untuk melakukan mitigasi, analisis, dan tindakan nyata.

“Kemensos siap mendukung kebutuhan Pemkot Makassar, mulai dari shelter, logistik, hingga program pemberdayaan social,” ungkapnya.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Kepala Dinas Sosial Andi Bukti Djufri menjelaskan bahwa Kota Makassar di wilayah Biringkanaya dan Manggala, memang memang rawan bencana banjir. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama untuk meminimalkan dampak bencana.

Melalui langkah partisipatif ini, Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi korban pasif, tetapi mampu menjadi subjek aktif dalam penanggulangan bencana, dari tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

“Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat adalah hal yang paling penting. KSB bukan hanya sekadar program, tetapi gerakan gotong royong dan solidaritas social. Semoga KSB ini bisa menjadi contoh dalam penanggulangan bencana di Kota Makassar. Mari bersama membangun masyarakat yang tangguh,” tutupnya. (rhm)

Exit mobile version