GOWA, UJUNGJARI.COM — Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin (DM) tetiba bicara blak-blakan saat tampil sebagai narasumber pada webinar Gema 20 bertajuk NSPK ASN yang digelar Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Jum’at (26/9) lalu di Hotel Swiss Bell Makassar.
Saat memberikan materinya dihadapan para pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan ASN lainnya, Darmawangsyah menegaskan agar para pimpinan OPD tidak sembarang lapor ke Bupati Gowa.
“Bapak-bapak dan Ibu-ibu perlu tahu bawa pemimpin Gowa sekarang punya style berbeda dari kemarin. Bupati dan Wakil Bupati Gowa saat ini suka turun ke masyarakat. Kami dua-duanya berasal dari politisi. Kami senang turun, kami senang mendengarkan. Jadi para OPD jangan asal melaporkan kepada Ibu bupati maupun wakil bupati karena bisa saja laporan anda akan terkroscek langsung begitu kami turun secara tiba-tiba. Hati-hati, akan bahaya bagi OPD. Kenapa??,” tandas DM, sapaan akrab Darmawangsyah.
Pernyataan inipun membuat banyak OPD salah tingkah sesaat apalagi ketika Wabup Gowa ini menekankan kembali agar OPD tidak sembarang melapor semisal jalan ini sudah aman, sudah diperbaiki.
“Tiba-tiba ibu Bupati dan saya turun ke lokasi dan ternyata jalanan itu tidak dikerja. Kira-kira apa yang akan dilakukan pimpinan? Karenaitu saya minta hati-hati dan jangan sembarang melapor bupati dan wabup karena kapan saja kami bisa turun dan bertanya langsung ke masyarakat. Jadi sekarang perlu diingat bahwa budaya kerja yang kemarin dengan yang sekarang itu jauh beda, ” tandas Wabup Gowa ini.
Ditegaskannya para OPD maupun ASN di bawah harus lebih menegakkan kedisiplinan dalam kerja. Disiplin adalah pondasi
“Saya rasa kita sudah tahu semua bahwa dalam semua kinerja yang baik, disiplin jadi pondasi. Ini semua harus berubah karena pemimpin kita punya style yang berbeda. Kami berdua tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh support dari para OPD yang tentu punya kompetensi dan kedisiplinan yang baik. Disiplin yang ditunjang dengan kompetensi dan kemampuan maka akan mewujudkan kinerja yang baik dan sesuai perintah atasan, ” kata Wabup lagi.
Dia pun menyebutkan salah satu OPD yang kena tegur lantaran laporannya tidak sesuai kenyataan. DM pun menegaskan agar semua OPD bekerja dengan baik.
Wabup pun menstressing beberapa OPD diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan agar lebih optimal dalam menjalankan kinerja.
Salah satu penekanan Wabup yang dicontohkan adalah Dinas Kesehatan dimana semua Puskesmas sudah harus memiliki BLUD.
Ditekankannya, BLUD adalah Badan Layanan Umum Daerah. Semua perangkat kesehatan khususnya rumah sakit dan puskesmas harus memiliki BLUD ini.
BLUD adalah sistem yang memungkinkan unit pelaksana teknis daerah seperti rumah sakit dan puskesmas diharuskan memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan. Sistem ini memberikan keleluasaan dalam mengelola anggaran, sumber daya dan keputusan untuk meningkatkan pelayanan publik.
“Atas perintah ibu bupati maka tahun ini puskesmas yang belum BLUD harus segera memilikinya, minimal 10 puskesmas harus sudah BLUD, jika tidak maka itu akan menjadi persoalan ke depan. Dan hati-hati sudah mau akhir tahun, puskesmas harus BLUD, ” tandas politisi Partai Gerindra mengingatkan.
Ternyata blak-blakan Wakil Bupati Gowa di podium webinar Gema 20 ini disambut positif para OPD yang merasa termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi.
Webinar Gema 20 ini dipandu moderator Yudha dengan menghadirkan tiga narasumber yakni Bupati Gowa Husniah Talenrang, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin dan seorang professional trainer Misriadi Mise.
Webinar Gema 20 dengan tajuk ‘NSPK Sebagai Landasan Pelayanan ASN Berakhlak Seri Dua yang Berkualitas’ ini melibatkan ratusan ASN melalui virtual selama kurang lebih dua jam. –
