DUMAI,UJUNGJARI.COM— Udara pagi di Dumai terasa lebih sejuk ketika Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D, memimpin gerakan penanaman pohon dalam rangka “Berbagi untuk Negeri Satu Pohon, Sejuta Harapan”. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai POM Dumai ini menjadi simbol pengabdian BPOM bukan hanya sebagai pengawal kesehatan publik, tetapi juga sebagai penjaga kehidupan melalui pelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Taruna Ikrar turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM RI, dr. Elfi Ikrar, yang hadir bersama keluarga besar Balai POM Dumai. Kehadiran Dharma Wanita memperkuat makna kegiatan ini sebagai gerakan yang melibatkan hati, keluarga, dan kebersamaan bukan sekadar tugas institusi semata.
Dengan penuh semangat, Prof. Taruna Ikrar menanam pohon pertama di halaman Kantor Balai POM Dumai bersama jajaran BPOM, pemerintah daerah, pelajar, komunitas lingkungan, serta para anggota Dharma Wanita. “Menjaga bumi adalah bagian dari menjaga kesehatan manusia. Tanah yang subur dan udara yang bersih adalah obat alami bagi bangsa ini,” ujarnya.
Gerakan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, melainkan bagian dari agenda besar BPOM dalam mewujudkan Green Laboratory dan ekosistem pengawasan obat dan makanan yang ramah lingkungan. Dumai sebagai pintu gerbang Sumatera dipilih untuk mengirimkan pesan bahwa pelestarian alam harus dimulai dari tiap sudut negeri.
“Setiap daun yang tumbuh adalah doa, setiap akar yang menghujam adalah harapan. Dari halaman Balai POM Dumai ini, kita kirimkan pesan bahwa Indonesia bukan hanya diwarisi, tetapi harus diwariskan dalam keadaan lebih baik,” tegas Taruna Ikrar.
Kebersamaan keluarga besar BPOM Dumai dan Dharma Wanita BPOM RI menambah makna kegiatan ini sebagai gerakan cinta tanah air berbasis kekuatan komunitas dan kekuatan keluarga. Penanaman pohon menjadi simbol bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah, pengabdian, dan warisan generasi.
Acara ditutup dengan seruan penuh semangat: Dari Dumai kita mulai Dari Balai POM kita rawat Bersama Keluarga BPOM, untuk Indonesia kita lestarikan.
