KUTAI KARTANEGARA,UJUNGJARI.COM–Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menyambut langsung kunjungan kerja rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur di Kantor Bupati Kukar, Jumat (24/10).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi banding terkait penyertaan modal pemerintah daerah terhadap perusahaan daerah (Perseroda).
Saat ini, DPRD Luwu Timur tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal pada Perseora Luwu Timur Gemilang. DPRD Lutim ingin menggali pengalaman Kukar yang dinilai berhasil dalam menjalankan skema serupa pada Perseroda Kukar.
Sekda Kukar, Sunggono, didampingi jajaran pemerintah daerah dan direktur Perseroda, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Kukar mampu menjaga kinerja BUMD agar tetap sehat dan memberikan kontribusi positif, meski tanpa tambahan penyertaan modal dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami membuktikan bahwa BUMD kita tetap sehat dan mampu memberikan dividen kepada daerah, walaupun tanpa penambahan penyertaan modal. Artinya, pengelolaan yang baik bisa menghasilkan kinerja positif,” ujar Sunggono.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi hasil kolaborasi dan pengawasan yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, Perseroda, dan DPRD.
Sunggono berharap kunjungan DPRD Luwu Timur menjadi ruang untuk saling belajar dan memperkuat tata kelola perusahaan daerah di masing-masing wilayah.
“Kita patut bersyukur karena BUMD kita berjalan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Semoga dari pertemuan ini, kita bisa saling berbagi pengalaman untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua rombongan DPRD Luwu Timur, H.M. Sarkawi HS, yang juga menjabat Ketua Pansus I, menyampaikan bahwa Kukar dipilih sebagai tujuan studi banding karena memiliki karakteristik wilayah dan potensi ekonomi yang mirip dengan Luwu Timur.
“Topografi dan kondisi ekonomi Kukar mirip dengan daerah kami. Ada sektor pertambangan dan kawasan industri strategis. Karena itu, kami ingin belajar dari pengalaman Kukar dalam mengelola penyertaan modal ke Perseroda,” jelasnya. (bla)
