MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kepala Kepegawaian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, M. Guntur, menegaskan proses seleksi calon kepala sekolah tahun ini berlangsung transparan dan sangat kecil kemungkinan terjadi kecurangan.
Menurut Guntur, seluruh tahapan seleksi dilakukan langsung oleh Kementerian Pendidikan melalui sistem aplikasi resmi. Para peserta juga dapat memantau hasil skoring dan tahapan seleksi secara real-time lewat aplikasi tersebut.
“Kalau kelulusan, itu murni ditentukan oleh Kementerian. Kami di daerah hanya menerima hasilnya,” ujar Guntur, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan, penempatan kepala sekolah yang telah dinyatakan lulus seleksi akan dilakukan oleh tim seleksi di Makassar bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Jadi kalau penempatan, itu ranahnya tim seleksi di Makassar dan BKD yang menentukan. Tapi proses seleksi sepenuhnya dipegang oleh Kementerian, sehingga sangat kecil kemungkinan ada permainan,” tegasnya.
Guntur juga mengungkapkan bahwa seleksi kepala sekolah tahun ini dimulai dari nol. Artinya, semua kepala sekolah yang saat ini masih menjabat, termasuk pelaksana harian (Plh), wajib mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh Kementerian.
“Tidak ada yang otomatis lanjut. Semua harus ikut seleksi dari awal. Ini kesempatan yang adil bagi semua guru,” tambahnya.
Dengan sistem seleksi yang terbuka dan terpusat di Kementerian, Guntur yakin proses ini akan menghasilkan kepala sekolah yang benar-benar kompeten, profesional, dan bebas dari intervensi. (drw)
