MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Proses pendaftaran calon kepala sekolah untuk jenjang SD dan SMP di Kota Makassar tampak sepi peminat.
Dari sekitar lima ribu guru yang mendapat undangan untuk mengikuti seleksi, hingga saat ini baru sekitar 500-an yang mendaftar.
Kepala Kepegawaian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, M Guntur, mengatakan bahwa pendaftaran calon kepala sekolah dilakukan secara daring melalui aplikasi Ruang Guru milik Kementerian Pendidikan.
“Dari total sekitar lima ribu yang dapat undangan, baru sekitar lima ratus guru yang mengisi dan mengunggah berkas di aplikasi,” ujar M Guntur, Senin (3/11/2025).
Ia menjelaskan, rendahnya jumlah pendaftar kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya pemahaman guru terhadap mekanisme pendaftaran digital serta kekhawatiran menghadapi proses seleksi berbasis kompetensi.
“Masih banyak guru yang belum terbiasa dengan sistem online, apalagi prosesnya melalui aplikasi nasional. Kami terus melakukan pendampingan agar jumlah pendaftar meningkat,” tambahnya.
Disdik Makassar menargetkan agar seluruh sekolah memiliki kepala definitif yang lulus seleksi sesuai ketentuan Kemendikbudristek.
“Harapan kami, guru-guru potensial tidak ragu mendaftar. Ini kesempatan untuk menunjukkan kompetensi dan dedikasi mereka dalam memimpin satuan pendidikan,” kata Guntur.
Pendaftaran calon kepala sekolah dijadwalkan berlangsung hingga 9 November 2025. “Semua guru mendapat kesempatan ikut seleksi calon kepala sekolah. Syarat dan ketentuannya sudah jelas, pendaftaran melalui aplikasi Kementerian pendidikan,” ujarnya. (drw)
