Site icon Ujung Jari

MFF Gencarkan Kampanye: “Tingkatkan Martabat Marbout sebagai Profesi Housekeeping Rumah Ibadah”

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Moslem Friendly Forum (MFF) bekerjasama dengan Lingkar Penulis Pariwisata (LPP) Kota Makassar resmi meluncurkan kampanye bertajuk “Marbout sebagai Housekeeping Profesional Rumah Ibadah” sebagai bagian dari penguatan Gerakan Makassar Muslim Friendly Market (M2FM).

Kampanye ini menegaskan bahwa profesi marbout memiliki peran strategis sebagai garda depan pelayanan publik spiritual dan layak mendapatkan peningkatan standar kompetensi setara dengan housekeeping industri perhotelan.

Ketua MFF, Zulkarnaen Rahmat, menyoroti masih minimnya perhatian terhadap profesi marbout, padahal marbout memegang peran sentral dalam menjaga kualitas ruang ibadah dan kenyamanan jamaah.

“Selama ini marbout dianggap petugas kebersihan. Padahal tanggung jawab mereka jauh lebih besar. Mereka memastikan kebersihan, ketenangan, kenyamanan, dan pengalaman spiritual setiap pengunjung rumah ibadah. Itu adalah pekerjaan profesional, dan sudah saatnya diperlakukan sebagai profesi profesional,” tegas Zulkarnaen.

Menurutnya, standar pelayanan di rumah ibadah seharusnya menyamai standar kenyamanan hotel berbintang, dengan SOP kebersihan, pelatihan hospitality, serta kompetensi pelayanan publik.

“Jika industri perhotelan bisa menghasilkan housekeeping terbaik untuk melayani tamu komersial, maka rumah ibadah harus mampu menghasilkan housekeeping profesional untuk melayani pencari ketenangan batin. Inilah masa depan marbout.” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPP Kota Makassar, Hendra Nick Arthur menyampaikan kampanye MFF ini mendorong transformasi peran marbout melalui pelatihan housekeeping standar industri pariwisata sebagai bagian dari Program sertifikasi profesi

Kemudian mendorong Penerapan SOP kebersihan & pelayanan ruang ibadah

Sekaligus menjadikan Penguatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi marbout

Hal ini juga, lanjutnya bisa menjadi peluang pembukaan lapangan kerja bagi alumni maupun korban PHK di sektor hotel, guest house, dan pariwisata

Kampanye ini menempatkan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM dan ekonomi jamaah.

MFF mengundang dukungan kolaboratif seluruh pemangku kepentingan yang diharapkan Pemerintah dengan menyiapkan program pelatihan & sertifikasi, Industri perhotelan dengan menyiapkan fasilitas Magang & penyerapan tenaga kerja

Kemudian Akademisi melakukan penyusunan kurikulum & pelatihan
Pengelola masjid Implementasi standar pelayanan.

Komunitas melakukan Kampanye digital dan partisipasi publik. Sedangkan Media membangun framing serta Menguatkan citra positif profesi marbout untuk pelayanan publik spritual.

Dia menyebutkan gerakan ini bukan sekadar kampanye, tetapi langkah kunci menuju peningkatan kualitas pelayanan publik spiritual di Makassar.

“Makassar tidak akan menjadi kota Muslim Friendly hanya dengan baliho dan festival. Makassar akan menjadi rujukan dunia jika rumah ibadahnya nyaman, bersih, ramah, dan melayani dengan standar profesional. Dan itu dimulai dengan memberikan kedudukan terhormat kepada marbout sebagai Housekeeping Profesional Rumah Ibadah,” pungkas Hendra.

Tentang Moslem Friendly Forum (MFF)

Moslem Friendly Forum adalah platform kolaborasi lintas sektor yang diinisiasi pelaku unsur media dan komunitas untuk pengembangan ekosistem pariwisata ramah muslim dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. MFF berkomitmen menjadikan Makassar sebagai model kota destinasi Muslim Friendly di Indonesia melalui inovasi kebijakan, pelatihan SDM, dan kampanye publik. (***)

Exit mobile version