MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga RT 01 (RW 04) Komplek Perumahan Dosen (Perdos) Unhas, Kelurahan Tamalanrea Jaya, kompak menyatakan akan melayangkan petisi resmi kepada Lurah dan Panitia Pemilihan RT/RW usai pemungutan suara yang dijadwalkan pada 3 Desember 2025.
Sikap itu muncul setelah warga menolak calon ketua RT 01 yang dinilai tidak mewakili aspirasi dan tidak berasal dari lingkungan setempat. Warga menegaskan bahwa calon tunggal yang ditetapkan panitia tersebut bukan figur yang pernah mereka kenal dalam aktivitas kemasyarakatan sehari-hari.
“Calon itu tidak dikenal warga. Dia tiba-tiba muncul saat penetapan kandidat, sehingga menimbulkan tanda tanya besar dari mana asalnya,” ujar Heri, salah satu tokoh warga.
Ia bahkan menyebut kehadiran calon tersebut sebagai sosok yang “baru muncul” tanpa rekam jejak jelas di lingkungan, sehingga mereka menilai proses penetapannya tidak transparan dan tidak berangkat dari musyawarah warga sebagaimana mestinya.
Rencana petisi itu kini tengah disusun sejumlah perwakilan warga dan akan diajukan kepada Lurah Tamalanrea Jaya serta Panitia Pemilihan sebagai bentuk penolakan dan keberatan resmi atas pencalonan tersebut.
Warga berharap pemerintah kelurahan dapat mengakomodasi suara warga serta memastikan pemilihan RT/RW berlangsung fair, transparan, dan benar-benar mencerminkan pilihan masyarakat.
Sebelumnya, Camat Tamalanrea M. Iqbal mengatakan, jika warga mau mengajukan petisi, silahkan, nanti setelah pemungutan suara. “Biarkanmi dulu berjalan proses pemilihan, nanti kalau sudahmi pemungutan suara bisa diajukan petisi. Kan ada masa sangga, disitu nanti bisa diajukan petisinya,” kata Camat Iqbal. (drw)
