MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Dinas Kebudayaan Kota Makassar tengah bersiap menggelar Makassar Urban Heritage City Rally 2025, sebuah ajang eksplorasi sejarah dan budaya kota melalui permainan rally mobil dalam kota. Event ini akan berlangsung pada 13 Desember 2025 dan menjadi salah satu kegiatan inovatif untuk memperkenalkan warisan budaya Makassar kepada publik, khususnya generasi muda.
Kepala Bidang Kekayaan, Warisan, dan Promosi Budaya Dinas Kebudayaan Makassar, Ludfi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya memperluas edukasi tentang situs sejarah dan cagar budaya.
“Ini bagian dari misi budaya kami untuk memperkenalkan lebih luas berbagai bentuk tradisi dan warisan budaya Makassar. Saat ini kami juga gencar melakukan pemilihan duta budaya sebagai langkah melestarikan nilai budaya, agar generasi muda semakin mencintai budaya lokal,” ujarnya.
Ludfi menambahkan, dalam gelaran Urban Heritage ini, seluruh peserta diharapkan mengenakan identitas atau atribut khas budaya Makassar. “Jadi bukan hanya fokus pada kegiatan yang sifatnya olahraga, tapi juga memperkuat promosi kebudayaan dan bangunan bersejarah kota,” tegasnya.
Ketua panitia, Irsal M, memaparkan bahwa rally akan dimulai dari Museum Kota Makassar, lalu peserta akan mengelilingi sejumlah situs yang merupakan cagar budaya selama kurang lebih lima jam, sebelum kembali finis di lokasi yang sama.
“Peserta akan mengunjungi beberapa situs budaya sambil memecahkan clue dan menjawab soal yang disiapkan panitia,” jelas Irsal.
Peserta juga diwajibkan membuat konten mengenai cagar budaya, kuliner, atau sejarah kota di pos-pos yang disinggahi. Konten tersebut kemudian harus diunggah ke media sosial masing-masing dengan menandai akun Dinas Kebudayaan Makassar. “Video terbaik akan mendapatkan hadiah dari panitia,” tambahnya.
Setelah mencapai garis finis, peserta akan disambut hiburan musik, tarian, dan sajian kuliner khas Makassar. Irsal melanjutkan, panitia menargetkan 100 perserta dalam kegiatan ini. Ada tujuh kategori yang diperlombakan. Diantaranya Kelas Utama dan enam kategori lainnya adalah pemula, family, wanita, mobil listrik, budaya, serta tim/komunitas.
Perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Hendry M, mengatakan sebelum lomba berlangsung, peserta wajib mengikuti pemeriksaan kendaraan, pengambilan berkas, dan briefing teknis. “Ini rally dalam kota. Peserta akan mencari clue dari soal yang diberikan, dan ada juga sesi coaching clinic,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemerhati Keselamatan Berlalu Lintas, Chandra Samad, mengapresiasi penuh event ini.
“Kegiatan ini merupakan program pemerintah yang patut kita dukung. IMI pun mengajak komunitas otomotif, terutama roda empat, untuk ikut serta. Yang penting, bagaimana gerakan cinta budaya ini bisa semakin memasyarakat, khususnya di komunitas otomotif,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan rekreasi, edukasi, dan promosi budaya, Makassar Urban Heritage City Rally 2025 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya seru namun juga memberi pengalaman baru dalam mengenal kekayaan budaya Kota Daeng. (rhm)
