Site icon Ujung Jari

Vakum Dua Tahun, Bappeda Gowa Kembali Aktifkan Aplikasi Rewako Reborn

GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebuah aplikasi monitoring yang diberi nama Rewako Reborn atau Realisasi Kinerja Gowa Real Time Collaboration kembali diaktifkan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda).

Aplikasi yang fungsinya adalah untuk memonitoring kinerja serta anggaran setiap SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkup Pemkab Gowa ini diluncurkan dalam kegiatan coaching dan asistensi yang langsung dilakukan kepada seluruh SKPD ini.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Gowa Fitriany, pada Jum’at (5/12) menjelaskan, aplikasi monitoring dan evaluasi kinerja ini telah diperbarui menjadi Rewako Reborn (Realisasi Kinerja Gowa, Real Time Collaboration). Aplikasi ini rencananya akan mulai digunakan pada 2026 mendatang.

Sebelumnya, kata Fitriany, aplikasi ini pernah aktif tahun 2023 tapi kemudian vakum dua tahun karena penyesuaian nomenklatur dan updating sub kegiatan.

“Jadi, kegiatan ini bertujuan mengaktifkan kembali dan memastikan kesiapan penggunaan aplikasi ini. Sebelumnya, kegiatan intensif ini telah dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama di Hotel Wthree Premiere Makassar pada 26 November 2025 dengan fokus pada penginputan Rencana Strategis (Renstra) SKPD tahun 2025-2029. Dam tahap kedua dilaksanakan pada 3 Desember 2025 berfokus pada asistensi langsung untuk penginputan Rencana Kerja (Renja) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD tahun 2026,” kata Fitriany.

COACHING. Rizaldi Muchsin, salah satu pendamping saat melakukan coaching kepada para pejabat perencana dan pejabat keuangan SKPD lingkup Pemkab Gowa. (foto/ist)

Dikatakan Fitriany, kegiatan yang diikuti para Pejabat Perencana dan Pejabat Keuangan dari 54 SKPD se-Gowa ini menghadirkan narasumber sekaligus pendamping coaching dari Bappeda Gowa yakni Anwar, Rizaldi Muchsin dan Umniatul Izzah..

“Aplikasi Rewako Reborn ini adalah aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan pimpinan dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian kinerja serta anggaran seluruh SKPD secara berkala. Ini termasuk menghasilkan laporan realisasi terhadap belanja APBD, Dana Desa, laporan realisasi DAK dan laporan lainnya yang dibutuhkan,” jelas Fitriany.

Sementara Kepala Bidang Fungsional Ahli Bappeda Gowa Rizaldi Muchsin yang turut mengasistensi langsung jalannya kegiatan, menambahkan, aplikasi ini kembali diaktifkan karena telab dilakukan penyesuaian dan updating.

“Iya, kita aktifkan kembali dan tahun 2026 nanti siap digunakan kembali setelah dilakukan penyesuaian dan Updating dan saat ini sebagai persiapan penggunaannya, kita lakukan coaching dan asistensi sebanyak dua tahap, ” jelas Rizaldi.

Dijelaskan Rizaldi, tahap pertama memberi kesempatan kepada pejabat perencanaan seluruh SKPD untuk menginput Renstra SKPD-nya, khususnya tujuan dan sasaran yang akan dicapai berikut rencana program kegiatan kurun waktu lima tahun ke depan. Kemudian tahap kedua dilakukan asistensi dan pendampingan langsung kepada SKPD untuk menginput Renja 2026, termasuk rincian program, kegiatan, sub kegiatan, paket pekerjaan beserta masing-masing target-target kinerjanya,” tambah Rizaldi.

Menurut Rizaldi, dengan pengaktifan aplikasi Rewako Reborn ini, Pemkab Gowa menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas perencanaan, pelaksanaan anggaran daerah serta evaluasi melalui sistem digital yang terintegrasi.

“Harapan kami di tahun 2026 nanti aplikasi ini bisa difungsikan dengan baik, tentunya fungsi utamanya adalah bahwa pemerintah kabupaten akan semakin mudah memonitoring kinerja pegawai serta anggaran masing-masing SKPD di Kabupaten Gowa, ” papar Rizaldi. –

Exit mobile version