Site icon Ujung Jari

Serunya Siswa SRMA 26 Broadcasting, Dipandu Langsung Dirut TVRI

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM— Ratusan siswa dari Sekolah Rakyat MA 26 (SMRA) mengikuti pelatihan beoadcasting yang dipandu langsung oleh tim dari
Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 7 Desember 2025 di Aula BBPPKS, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Direktur Utama TVRI Makassar, Iman Brotoseno, turun langsung memberikan materi kepada ratusan siswa SRMA 26.

Antusiasme siswa terlihat jelas ketika mereka mencoba berbagai perangkat seperti komputer editing dan kamera yang dibawa oleh tim TVRI.

Iman Brotoseno menegaskan bahwa TVRI memiliki komitmen kuat mendukung program Presiden Prabowo Subianto terkait sekolah rakyat.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan dan membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak.

“Sebagai lembaga penyiaran publik, TVRI memiliki potensi besar untuk memberikan pengetahuan tentang dunia penyiaran, industri kreatif, hingga perfilman. Karena itu, kami hadir memberikan pelatihan sekaligus peralatan seperti komputer editing, kamera, dan modul pembelajaran,” jelas Iman.

Ia juga menyebutkan bahwa Makassar merupakan salah satu sentra film terbesar di Indonesia selain Jakarta dan Yogyakarta.

Dengan ekosistem perfilman yang telah tumbuh, ia berharap anak-anak SRMA 26 dapat membuka diri pada berbagai peluang profesi—mulai dari sutradara, penulis skenario, kameramen, hingga kreator film pendek.

TVRI tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menantang para siswa untuk membuat karya nyata.

“Kami ingin melihat hasil kreativitas mereka. Apakah itu iklan layanan masyarakat, film pendek, atau dokumenter—siapa tahu nanti bisa tayang di TVRI Sulsel,” tambahnya.

Program kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perjalanan TVRI ke berbagai sekolah rakyat di Indonesia. Setelah Padang dan Yogyakarta, Makassar menjadi titik penting sebelum rencana kunjungan ke Kupang.

Sementara itu, Kepala BBPPKS Anna Puspasari menyampaikan apresiasinya atas dukungan TVRI dalam pengembangan Sekolah Rakyat, khususnya di Makassar.

“Sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025, Kementerian Sosial tidak bisa bekerja sendiri. Bantuan TVRI ini sangat berarti, apalagi SRMA 26 sudah memiliki tim humas sendiri. Dengan fasilitas baru, insya Allah anak-anak akan lebih semangat dan bisa mencapai harapan Presiden untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara TVRI, Kemensos, dan sekolah rakyat, diharapkan lahir generasi kreatif yang mampu bersaing dan memanfaatkan peluang di industri ekonomi kreatif—sekaligus membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia. (rhm)

Exit mobile version