MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Upaya peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di Kota Makassar terus dipacu oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kepala BKPSDM Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan rangkaian uji kompetensi sebagai langkah strategis untuk memetakan kemampuan pegawai dan menyiapkan kebutuhan pengembangan SDM di tahun mendatang.
Kamelia menjelaskan bahwa uji kompetensi (assessment) tidak bertujuan untuk menentukan lulus atau tidak lulus, melainkan untuk membaca potensi pegawai secara objektif. Hasilnya digunakan sebagai dasar perencanaan pelatihan, promosi jabatan, hingga pertimbangan mutasi.
“Uji kompetensi ini bukan soal lulus atau tidak lulus. Di situ dilihat bagaimana potensi pegawai. Dari hasil itu kita bisa memetakan tindakan apa yang dilakukan tahun depan, termasuk pelatihan apa yang diperlukan,” jelasnya.
Uji kompetensi ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menilai kemampuan individu, sekaligus memastikan penempatan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.
“Ada yang salah paham, seolah-olah uji kompetensi itu menentukan lulus atau tidak. Padahal bukan. Ini justru untuk melihat kemampuan pegawai secara utuh,” terang Kamelia.
“Padahal dari hasil uji itu, bisa menjadi bahan apakah pegawai cocok dipromosikan atau perlu dimutasi. Ini berlanjut terus karena memang target dari BKN adalah seluruh pegawai harus mengikuti uji kompetensi,” ujarnya. (rhm)
