BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Bulukumba turut berpartisipasi dalam Jambore Kepala Desa se-Sulawesi Selatan yang digelar di Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto, Kabupaten Gowa, pada 11–14 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kepala desa.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulukumba, Andi Mappatunru Asnur, menyatakan bahwa jambore tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, apalagi para kepala desa akan mendapatkan materi langsung dari sejumlah menteri. Ini tentu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” ujarnya.
Jambore ini diperuntukkan bagi 2.266 kepala desa se-Sulsel, dengan materi pelatihan dan pembinaan langsung dari kementerian terkait, sebagai upaya menyamakan visi dan memperkuat kapasitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
Salah satu peserta Jambore, Kepala Desa Dampang Kecamatan Gantarang, Muhardi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Saya menganggap kegiatan ini sebagai ajang berbagi ilmu dan inovasi,” ucapnya.
Menurut Muhardi, jambore menjadi ruang strategis untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan desa berkelanjutan.
“Kita memperoleh informasi baru tentang percepatan pembangunan desa dan layanan publik yang lebih efektif,” tambahnya.
Selain berbagi pengalaman, para peserta juga mengikuti sesi motivasi serta pembinaan teknis yang dianggap sangat penting dalam mendukung tugas pokok dan fungsi kepala desa di lapangan.
Berdasarkan rundown kegiatan dalam surat Gubernur Sulsel Nomor 005/18068/DPMD, jambore dijadwalkan dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Sudirman Sulaiman, pada Jumat, 12 Desember 2025.
Setelah pembukaan, peserta akan menerima materi dari sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Menteri Pertahanan, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Pertanian, Kepala Badan Gizi Nasional.
Jambore ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kompetensi sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. (Rls)
